detikcom
Selasa, 07/08/2012 15:14 WIB

Suharto, Korban Tabrak Lari yang Dirawat di RS Sanglah Pulang ke Malang

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Suharto korban tabrak lari pengendara sepeda motor di Jl Teuku Umar Barat, Denpasar, Bali yang sempat dirawat di RS Sanglah, akhirnya bisa pulang. Setelah sekian lama dirawat, Suharto bisa menjalani rawat jalan. Dia pun akan pulang ke Malang, Jawa Timur.

Seperti disampaikan relawan yang menemani Suharto, Sigit Widodo, Selasa (7/8/2012), biaya untuk operasi korban terkumpul dari sejumlah donatur. Mulai dari PT Jasa Raharja, pembaca detikcom, jamaah masjid, serta sejumlah pihak lainnya. Suharto saat dirawat, mesti menjalani operasi pada wajah dan perawatan pada kakinya.

Ada pun rinciannya sebagai berikut Jasa Raharja Rp 10.000.000, Infaq shadaqoh Rp 34.500.000. Biaya untuk RSUP Sanglah Rp 25.000.000, transportasi ke Malang Rp 2.000.000. Ada sisa Rp 17.500.000.

"Adapula warga yang menyumbang dalam bentuk barang, yakni Tahitian Noni Bioactive Beverage 6 botol yang setara dengan Rp 3.000.000. Minuman bioactive ini sangat membantu dalam proses penyembuhan dan proses regenerasi selnya," jelas Sigit.

Suharto, karena hidup sebatang kara, akan diantarkan ke rumah pamannya, seorang pensiunan PNS yang berusia 68 tahun dan dalam keadaan stroke. Namun ada istri sang paman yang bisa merawat Soeharto.

"Kami selaku pengemban amanat dari para donatur pembaca detikcom dan sumber yang lainnya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya atas peran serta, infaq, shadaqohnya sehingga Bapak Suharto bisa mendapatkan perawatan yang layak dan bisa pulang kampung, sehingga bisa berkumpul dan berlebaran dengan keluarganya di Malang. Ini membuktikan, rasa solidaritas, asah asih asuh masyarakat cukup tinggi," jelas Sigit.

Sisa uang untuk Suharto, akan digunakan untuk biaya rawat jalan dan modal usaha.

Suharto ditabrak sebuah sepeda motor pada Sabtu (21/7) di kawasan Jl Teuku Umar Barat, Denpasar. Suharto ditabrak selepas menunaikan ibadah salat subuh. Saat melihat Suharto terkapar di jalan, jamaah masjid ramai-ramai membawa pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang bangunan itu klinik terdekat, sebelum akhirnya dibawa ke RSUP Sanglah. Namun saat itu butuh dana besar untuk mengobati Suharto.


Simak Rangkuman Beragam Peristiwa Penting dan Menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 01.00 WIB Hanya di TransTV

(ndr/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000