Selasa, 07/08/2012 14:02 WIB
Pramono: Tugas KPK Ambil Alih Kasus Simulator SIM
"Kebanyakan pakar hukum menyatakan Pasal 50 ayat 1,2,3 dan 4 yang digunakan sebagai referensi terutama. Jika KPK masuk, maka Kejaksaan dan Polri tidak masuk di dalamnya. Sebetulnya di dalam pasal 9 ada beberapa poin yang cukup jelas mengatur itu, kalau ada satu kasus yang sudah berlarut-larut kemudian menimbulkan conflik of interest maka tugas KPK-lah yang mengambil alih kasus itu," kata Pramono kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/8/2012).
Menurut Pramono, dalam konteks ini penafsiran UU harus sama. Dia lalu mengapresiasi Presiden SBY yang tidak mengintervensi penuntasan kasus ini.
"Dalam kontek itu harus kembali ke semangat UU itu, tidak boleh ada penafsiran lain kecuali penafsiran UU dan UU itu mengikat termasuk presiden. Apa yang dilakukan oleh Presiden tanpa mencampuri persoalan hukum sudah benar, kalau presiden mencampuri persoalan hukum ini persoalan tersendiri," kata Pramono.
Dia merespon rencana mengajukan konflik KPK-Polri ke MK. Menurut Pramono hal ini tidak akan mengubah banyak hal.
"Memang ini salah satu UU yang sangat seksi menarik bagi siapa saja, sudah lebih dari 13 kali sudah di-judicial review dan itu menyangkut kewenangan kekuasaan KPK. Kalau ada satu atau dua kali lagi yang mau asal mereka berpegang teguh pada amanat UUD, saya yakin tidak akan ada hal baru," katanya.
Menurut Pramono sangat wajar Polri menjaga keutuhan korps. Namun untuk masalah ini malah bisa merugikan citra Polri.
"Wajar-wajar saja, namanya korp harus. Semacam, selalulah, korps itu kan menjaga korpsnya, kalau terlalu berlarut akan merugikan Kepolisian. Lebih baik toh kepolisian sudah menatapkan tersangka hampir sama kecuali satu orang, kenapa tidak lebih legowo menyerahkan ke KPK," imbau Pramono.
Sebenarnya polisi juga bisa bekerjasama dengan KPK. Namun tetap harus KPK yang berada di depan dalam pengusutan kasus korupsi.
"Tapi harus ada yang di depan, institusi yang bertanggungjawab kan harus ada, kebetulan ini sudah diatur di konstitusi khusus KPK. Kalau ada yang bertanya UU yang mana kan UU KPK pada waktu itu tidak ada yang mempertanyakan hal itu. Kenapa ketika UU ini mau dijalankan ada yang keberatan," tegasnya.
(van/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 23:31 WIB
Masih Banyak Sampah, Wali Kota Jakbar: Suku Dinas Harus Segera Bersihkan
-
Rabu, 22/05/2013 23:01 WIB
Kunjungi Rumah di Kebon Nanas, Ibunda Bungkam Soal Keberadaan Darin
-
Rabu, 22/05/2013 22:35 WIB
Selain Langgar HAM, Jaksa Juga Kriminalisasikan Kontrak Perdata Chevron
-
Rabu, 22/05/2013 22:15 WIB
Polisi Lacak Pelaku Pemukulan Terhadap Wartawan Sindo TV
-
Rabu, 22/05/2013 21:58 WIB
Lebih dari 6 Jam Listrik di Pekanbaru Padam
-
Rabu, 22/05/2013 11:25 WIB
5 Pengakuan Mengejutkan Pelaku Pemotongan Kelamin Abdul Muhyi
-
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 09:29 WIB
4 Cerita 'Hubungan Rahasia' Darin Mumtazah dan Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 11:41 WIB
3 Siswa SMP yang Gagalkan Upaya Pemerkosaan Sempat Mau Disuap Pelaku
-
Rabu, 22/05/2013 13:29 WIB
Ini Abdulrahman, Bocah SMP Heroik Penolong Korban Percobaan Perkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 03:07 WIB
Gunakan Cermin Dua Sisi di Toilet Wanita, Klub Malam Ini Digugat
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Polisi Tetapkan Wabup Bogor Tersangka Video Porno, Diperiksa Kamis Besok
-
Rabu, 22/05/2013 11:00 WIB
Cerita Satpam Soal Panggilan 'Papa' dari Darin ke Luthfi
-
534 Komentar
-
362 Komentar
-
229 Komentar
-
217 Komentar
-
213 Komentar
-
211 Komentar
-
162 Komentar
-
146 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:01 WIB
Sohibul Iman Dukung Tifatul: Tak Ada Keputusan PKS Keluar dari Koalisi
-
Rabu, 22/05/2013 15:48 WIB
Gagalkan Upaya Perkosaan, 3 Siswa SMP di Bogor Dipuji Pihak Sekolah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
