detikcom
Selasa, 07/08/2012 10:43 WIB

450 Pekerja China Terjebak di Terowongan yang Digenangi Banjir

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (Reuters)
Beijing, - Sekitar 450 pekerja konstruksi terjebak di dalam terowongan rel bawah tanah di wilayah Chaotao, China yang digenangi banjir. Para petugas penyelamat berjibaku menyelamatkan mereka di tengah hujan deras yang terus melanda.

Banjir tersebut dipicu oleh Badai Topan Damrey yang diwarnai oleh hujan deras tiada henti di wilayah timur laut China. Bencana alam ini telah memakan 10 korban jiwa dan 11 orang lainnya dilaporkan masih hilang.

Seperti dilansir oleh Sydney Morning Herald, Selasa (7/8/2012), para pekerja konstruksi tersebut terjebak di dalam terowongan bawah tanah yang menjadi lokasi proyek pembangunan rel kereta bawah tanah di kota Chaotao, dekat kota Benxi. Sebagian besar pekerja yang terjebak berasal dari perusahaan rekonstruksi dan perusahaan air setempat.

Petugas baru berhasil menyelamatkan sekitar 20 pekerja yang terjebak di dalam terowongan pada Senin (6/8) waktu setempat. Tim penyelamat menggunakan tali untuk menarik satu per satu pekerja dari dalam terowongan.

Menurut petugas penyelamat, ketinggian banjir dalam terowongan tersebut telah mencapai 2 meter. Hal ini disebabkan oleh letak terowongan yang dekat dengan dua sungai, yakni Sungai Xihe dan Sandaohe.

Sementara itu dilaporkan lebih dari 110 ribu warga di kota Xiuyan kehilangan tempat tinggal mereka akibat banjir ini. Sedikitnya 6 orang di wilayah tersebut tewas dan 14 ribu rumah warga rusak akibat diterjang banjir.

Dampak badai Damrey dirasakan langsung oleh 2 juta warga di wilayah Liaoning. Aliran listrik terputus dan sejumlah jalan serta rel kereta terisolasi akibat banjir. Petugas penyelamat harus menggunakan perahu dan bahkan helikopter untuk menyelamatkan warga yang terjebak banjir di Liaoning.

Badai Damrey beserta badai Saola menerjang wilayah China sejak Kamis (2/8) malam waktu setempat. Badai tersebut disertai hujan deras dan angin kencang yang memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Bulan Juli lalu, banjir dan tanah longsor yang melanda China menewaskan ratusan orang dan memaksa lebih dari 1 juta warga mengungsi.


Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(nvc/ita)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000