detikcom
Selasa, 07/08/2012 10:35 WIB

Komisi X DPR-Mendikbud Rapat Bahas Anggaran di Masa Reses

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Di masa reses, Komisi X DPR menggelar rapat dengan Mendikbud Muhammad Nuh. Rapat membahas tentang postur anggaran Kemendikbud.

"Nota keuangan memang sudah ada namun arahannya menunggu arahan rapat kita. Mudah-mudahan rapat di bulan puasa menambah amal ibadah kita," kata pimpinan rapat, Wakil Ketua Komisi X DPR, Utut Adianto, saat memimpin rapat di ruang Komisi X DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/8/2012).

Rapat dihadiri Pimpinan Komisi X DPR Asman Abnur, Agus Hermanto, dan Syamsul Bachri. Rapat diikuti belasan anggota Komisi X DPR. Mendikbud dan jajarannya hadir lengkap.

Salah seorang anggota Komisi X DPR sempat menanyakan legalitas rapat ini. Karena rapat diadakan di tengah masa reses.

"Rapat ini sudah disahkan dan tentu segala keputusan ini mengikat. Tentu azas legalitasnya sudah kita pikirkan," kata Utut.

Sebenarnya rapat digelar dalam suasana belum kuorum. Sebelum rapat dimulai , Wakil Ketua Komisi X Agus Hermanto sempat meminta izin kepada Mendikbud untuk memulai rapat.

"Namun memang belum kuorum. Karena tinggal sedikit lagi rapat kita lanjutkan. Pada saat rapat mengambil keputusan nanti menunggu kuorum terlebih dahulu," ujar Agus.

Reses DPR baru akan berakhir 16 Agustus 2012 dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan dan nota keuangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/aan)



Sponsored Link
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%