detikcom
Senin, 06/08/2012 18:34 WIB

Anas dan Ibas Safari Ramadan Keliling Pulau Jawa

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum didampingi Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) safari Ramadan keliling Pulau Jawa. Sederet pengurus teras PD juga ikut serta.

Safari Ramadan ini melewati kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur. Beberapa kota yang akan disinggahi seperti Cimahi, Bandung, Ciamis, Purworejo, Yogjakarta, Ngawi, Jombang, Surabaya, Pamekasan dan Sampang Madura.

"Safari ramadan ingin melihat langsung, komunikasi dengan masyarakat. Apalagi bertepatan dengan bulan puasa," ujar Anas dalam siaran pers, Senin (6/8/2012).

Anas meminta anggota DPR RI, DPRD I dan II makin rajin turun ke dapil, harus rajin menyelesaikan persoalan rakyat. Hal itu perlu dilakukan agar perlahan-lahan bisa memulihkan citra PD sebagai modal menghadapi Pemilu 2014.

"Hari ini dilansir hasil survei dari media salah satu poinnya partai mana yang tanggap terhadap masyarakat hasilnya Partai Demokrat. Poinnya adalah baru tahapan awal. Bisa menjadi modal politik 2014. Politik kita harus spirit Ramadan harus ditingkatan,"kata Anas.

Sementara itu Ketua DPP PD Herman Khaeron menambahkan bahwa kegiatan Safari Ramadan adalah kegiatan silaturahim yang dilakukan Partai Demokrat. Untuk menjalin silaturahim dengan kader Partai Demokrat dan masyarakat yang ada di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Yang penting. Pengurus DPP Partai Demokrat dapat menjalin silaturahim dengan temu masyarakat, tokoh dan kader Partai Demokrat Sehingga waktu kegiatan safari cukup lama enam hari. Kita upayakan safari ramadan ini bisa efektif bisa bertemu dengan masyarakat di Pulau Jawa. Tentunya kegiatan ini juga bagian dari konsolidasi internal partai," tutur Wakil Ketua Komisi IV DPR ini.

Ikut dalam rombongan Direktur Eksekutif DPP PD Toto Riyanto, Wakil Ketua Umum Max Sopacua, Wakil Sekjen Saan Mustopa, Wakil Sekjen Ramadhan Pohan, Ketua Fraksi MPR RI M Jafar Hafsah, Wakil Ketua Komisi IV Herman Khaeron, dan Ketua DPP PD Umar Arsal.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(van/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%