detikcom
Minggu, 05/08/2012 12:41 WIB

3 Peluru yang Ditembakkan ke 4 Halte TransJakarta Belum Ditemukan

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Pelaku penembakan di halte TransJakarta di Jakarta Timur melemparkan 3 peluru. Peluru tersebut belum ditemukan dan masih dicari polisi.

"Kayaknya ada tiga (peluru). Tapi belum ketemu. Itu masih dicari," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Dian Perri, saat dihubungi detikcom, Minggu (5/8/2012).

Dian mengatakan melihat dari retaknya kaca TransJ, diduga pelaku menggunakan senapan angin. Kaca TransJ tidak pecah berantakan namun hanya mengalami retak biasa.

"Itu peluru gotri yang kecil-kecil. Dilihat dari retaknya kaca itu, diperkirakan senapan angin," ujarnya.

Selain itu, tidak ada seorang pun yang mendengar ada suara letusan senjata di dekat lokasi. Dua saksi yang sudah dimintai keterangan oleh polisi juga mengaku hal yang sama.

"Sudah dua yang kita periksa. Nggak ada yang dengar ada suara letusan. Makanya diperkirakan senapan angin," tambahnya.

Sementara itu mengenai pelaku, masih belum diketahui berapa jumlahnya. Pelaku hanya diduga mengendarai sebuah mobil.

"Nggak lihat ada berapa orang di dalam mobil. Mobilnya apa dan nopolnya berapa masih belum," jelasnya.

Sebelumnya halte TransJ di Cawang Otista, Cawang Ciliwung, Stasiun Cawang, dan Tebet BKPM di Jl MT Haryono, Jatinegara, Jakarta Timur ditembaki. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.05 WIB saat jam halte tidak lagi beroperasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pelaku diduga melarikan diri ke arah Kampung Melayu menggunakan sedan Soluna silver.


Simak Rangkuman Beragam Peristiwa Penting dan Menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 01.00 WIB Hanya di TransTV

(gus/nvt)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000