Minggu, 05/08/2012 01:00 WIB

Pelaku Penembakan Busway Cawang Otista Diduga Pakai Senjata Angin

Andri Haryanto - detikNews
ilustrasi (dok. detikcom)
Jakarta - Halte Busway Cawang Otista di J Otista Raya ditembaki orang tidak dikenal. Polisi menduga pelaku yang disinyalir menggunakan mobil tersebut menggunakan senjata angin dalam aksi nekatnya.

"Pakai senapan angin," kata Kasat Reskrim Polrestro Jaktim, AKBP Dian Perry, saat dihubungi detikcom, Minggu (5/8/2012).

Akibat aksi nekat pelaku, dua kaca yang ada di halte tersebut retak. Petugas yang melakukan olah tempat kejadian tidak menemukan selongsong peluru di lokasi kejadian.

Selain itu, dugaan kuat pelaku menggunakan senapan angin karena saat peristiwa berlangsung saksi mata tidak mendengar suara letusan laiknya senjata api.

"Tidak ada terdengar bunyi letusan," kata Dian.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.05 WIB saat jam halte tidak lagi beroperasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Menurut saksi mata yang merupakan satpam halte, pelaku diduga menggunakan sedan Soluna silver dan melarikan diri ke arah Kampung Melayu.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ahy/spt)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
63%
Kontra
37%