Minggu, 05/08/2012 00:40 WIB

Pelaku Penembakan Halte Busway Gunakan Mobil, Kabur ke Arah Kampung Melayu

Septiana Ledysia - detikNews
Ilustrasi (dok.detikcom)
Jakarta - Halte Busway Cawang Otista di Jl Otista Raya, Jakarta Timur, ditembaki orang tidak dikenal. Menurut keterangan saksi yang disampaikan kepada pihak kepolisian, pelaku diduga kabur usai menembaki halte dengan menggunakan mobil ke arah Kampung Melayu.

"Menurut saksi pelaku menembaki dan kabur menggunakan Soluna silver ke arah Kampung Melayu," kata salah seorang petugas kepolisian Polsek Jatinegara, saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (5/8/2012).

Peristiwa tersebut, masih menurut petugas Polsek Jatinegara, sempat mengejutkan petugas keamanan yang saat itu berjaga di sekitar Halte Busway Cawang Otista.

"Petugasnya saat ini sedang diperiksa," ujarnya.

Peristiwa penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 23.05 WIB, Sabtu (4/8/2012), tepat di depan kantor Polsek Jatinegara, Jakarta Timur. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, karena jam operasional busway sudah berhenti.

Saat ini petugas kepolisian tengah melakukan olah tempat kejadian guna mencari proyektil yang diduga ditembakan ke halte tersebut.


(spt/ahy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel