detikcom
Sabtu, 04/08/2012 21:55 WIB

Kak Seto: Sekolah Biarkan Bullying Terjadi

Danu Mahardika - detikNews
Jakarta - Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak (PA) Seto Mulyadi atau Kak Seto, berencana menemui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh guna membahas pencegahan bullying kembali terjadi di sekolah. Menurut Kak Seto, sekolah terkadang membiarkan pola bullying yang dilakukan siswanya tersebut.

"Bullying ini kadang ada tapi dibiarkan oleh pihak sekolah dan sekolah tidak menyadarinya," kata Kak Seto, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Sabtu (4/8/2012).

Guna mengantisipasi hal itu terjadi lagi, pihaknya berencana menemui Mendikbud untuk membahas metode pencegahan. "Kami akan menghadap Mendikbud untuk bisa melakukan berbagai masukan, koreksi atau instropeksi apa yang keliru dengan sistem pendidikan kita," terangnya.

Menurut Kak Seto, pola pendidikan di sekolah seharusnya mengedepankan etika. Sementara ini, dia menilai, ada yang keliru dengan penerapan pola pendidikan di Indonesia.

"Itulah kritikan bahwa ini harus disadari. Ada yang keliru dengan sistem pendidikan kita," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kapolrestro Jakarta Selatan, Kombes Imam Sugianto, mengatakan untuk saat ini pihaknya menyerahkan sanksi kepada tujuh tersangka bullying kepada pihak sekolah. "Pihak sekolah yang akan memberikan sanksi untuk sekarang," ujar Imam.

Sebelumnya para pelaku dan korban bullying beserta keluarganya dipertemukan di Polda Metro Jaya. Pertemuan itu dijembatani Kak Seto, KPAI, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Radjab.


rencana kenaikan BBM sebabkan penimbunan bbm, bbm bersubdisi jadi langka.saksikan peneluran Reportase investigasi minggu pukul 16.45 WIB Hanya di TransTV

(ahy/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    57%
    Kontra
    43%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000