Sabtu, 04/08/2012 20:01 WIB
SBY: Penyaluran Bantuan untuk Rohingya Sebaiknya Dikonsultasikan ke Kemlu
"Saya berterimakasih dan memberi penghargaan atas bantuan kemanusiaan bagi etnis Rohingya. Agar bentuk kepedulian dan solidaritas bisa diwujudkan dengan sasaran yang tepat, saya harap konsultasikan dengan Kementerian Luar Negeri," kata Presiden SBY.
Pada keterangan pers di kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor, Sabtu (4/8/2012) sore, secara khusus pesan tersebut disampaikan SBY untuk mengingatkan komunitas dan komponen masyarakat yang berniat ke Myanmar. Konsultasi mengenai mekanisme penyaluran bantuan diperlukan agar tidak menimbulkan masalah baru seperti di masa-masa sebelumnya.
"Di waktu lalu banyak spontanitas, begitu saja komponen dari Indonesia datang ke negeri lain. Begitu ada masalah diplomatik seperti imigrasi dan sebagainya, akhirnya pemerintah yang turun tangan dan menyelesaikannya. Kita tidak berharap itu terjadi lagi," terang SBY.
Indonesia juga pernah berada dalam posisi seperti Myanmar sekarang ini, yaitu ketika menangani konflik komunal di Poso dan Ambon. Pada saat itu pemerintah juga memutuskan berhati-hati menerima tawaran bantuan kemanusian dari komunitas tertentu negara lain, sebab ada pertimbangan menghindari situasi yang lebih buruk.
Lebih lanjut Presiden SBY menegaskan kesiapan Pemerintah RI untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada etnis Rohingya. Termasuk membangun kembali perkampungan yang rusak serta penyelesaian konflik komunal yang sebenarnya telah terjadi selama bertahun-tahun.
"Saya ingin kepedulian, solidaritas dan tawaran agar Indonesia turut cari solusi di satu sisi benar-benar bisa terwujud. Tapi di sisi lain, jangan sampai menimbulkan salah terima dan persepsi keliru dari pemerintah Myanmar. Sehingga kontribusi kita membawa kebaikan bagi Myanmar, Indonesia, ASEAN dan dunia," tegas SBY.
rencana kenaikan BBM sebabkan penimbunan bbm, bbm bersubdisi jadi langka.saksikan peneluran Reportase investigasi minggu pukul 16.45 WIB Hanya di TransTV
(lh/trq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
KPAI: Jangan Terjebak Gedung 'Wah', Pentingkan Kurikulum
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 26/05/2013 00:37 WIB
Gempa 5,2 SR Terjadi di Pacitan
-
Minggu, 26/05/2013 00:29 WIB
Warga Heboh Temukan Pocong Keluar dari Kuburan
-
Minggu, 26/05/2013 00:16 WIB
KPAI: Jangan Terjebak Gedung 'Wah', Pentingkan Kurikulum
-
Sabtu, 25/05/2013 23:55 WIB
Ikut Isra Miraj, Hatta Didoakan Jadi Presiden
-
Sabtu, 25/05/2013 23:28 WIB
Curi Pakaian di Swalayan, Perempuan Bertato Diamankan Polisi
-
Sabtu, 25/05/2013 09:26 WIB
Pengacara: Sebelum Potong 'Burung', NN Kerap SMS Kalimat Vulgar
-
Minggu, 26/05/2013 00:29 WIB
Warga Heboh Temukan Pocong Keluar dari Kuburan
-
Sabtu, 25/05/2013 10:51 WIB
3 Aksi Fathanah Bikin Luthfi Semakin 'Gila'
-
Sabtu, 25/05/2013 09:51 WIB
4 Gebrakan Ahok Preteli Fasilitas Anak Buah
-
Sabtu, 25/05/2013 09:07 WIB
Ini Alasan Keluarga Abdul Muhyi Tolak Ajakan Nikah NN
-
Sabtu, 25/05/2013 14:08 WIB
Wanita Pemotong Kelamin: Abdul Pegang-Pegang Tubuh Saya dan Ajak ML
-
Sabtu, 25/05/2013 14:31 WIB
Dituding Abdul Tidak Perawan, Ini Reaksi NN si Wanita Pemotong Kelamin
-
Sabtu, 25/05/2013 12:54 WIB
Kopi Darat dengan Abdul, Wanita Pemotong Kelamin Pura-pura Jadi Umay
-
545 Komentar
-
257 Komentar
-
208 Komentar
-
205 Komentar
-
179 Komentar
-
152 Komentar
-
137 Komentar
-
124 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Sabtu, 25/05/2013 13:51 WIB
Mahfud: Kalau Ngaku dari Awal, Nggak Bakal Ada Pushtun & Hal Sensitif Lain
-
Sabtu, 25/05/2013 13:34 WIB
Menlu AS Tegaskan Dukungan Penuh Untuk Rezim Israel
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
