detikcom
Sabtu, 04/08/2012 19:45 WIB

Kasus Simulator SIM, Taufiq Kiemas: Harus Sesuai UU, Kalau KPK ya KPK

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Ketua MPR Taufiq Kiemas mendorong KPK segera bertindak dalam kasus simulator SIM. KPK harus bergerak cepat, tidak perlu banyak berpikir. Kalau ada tersangka yang mau ditangkap, tangkap saja.

"Saya juga minta KPK jangan panggil wartawan dulu baru ditangkap. Langsung ditangkap sajalah," kata Taufiq di rumah dinasnya di Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (4/8/2012).

Soal ramai-ramai Polri dan KPK yang tengah 'rebutan' kasus itu, Taufiq menilai, sebaiknya semua berpatokan pada aturan yang berlaku. Jangan malah ribut merasa siapa yang paling berhak.

"Menurut undang-undang saja bagaimana, dilihat saja. Kalau KPK ya KPK, sesuai undang-undangnya, tapi jangan genit-genitanlah. Kalau mau diambil panggil saja," jelasnya.

Polri juga diminta bisa menjaga diri. Apalagi Polri merupakan bawahan dari presiden. "Laporkan presiden saja, kan gampang," tuturnya.


Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(vid/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Indeks Berita ยป
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close