Sabtu, 04/08/2012 19:31 WIB

Keluarga Korban dan Pelaku Bullying SMA Don Bosco Saling Memaafkan

Danu Mahardika - detikNews
Jakarta - Mediasi yang dilakukan Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Komnas Perlindungan Anak (PA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada kasus bullying yang terjadi di SMA Don Bosco, Pondok Indah, Jakarta, membuahkan hasil. Keluarga korban dan pelaku kasus itu saling memaafkan.

Keterangan mengenai hasil ini disampaikan oleh Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto. Imam mengatakan, keluarga keduanya sudah sepakat untuk menyelesaikan kasus ini dengan jalan damai.

"Hasil mediasi tadi itu saling memaafkan, keluarga keduanya saling memaafkan. Tadi diungkapkan oleh orang tua masing-masing bahwa ini anak kita bersama, jadi tidak boleh egosentris, ini anak yang harus kita didik bersama," kata Imam di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (4/8/2012).

Hasil ini disambut baik oleh Ketua Dewan Pembina Komnas Anak, Seto Mulyadi. Menurut pria yang akrab disapa Kak Seto ini, pelaku tetap harus dihukum, namun pendidikan untuk mereka tetap harus dikedepankan.

"Saya apresiasi kepada Kapolda yang memahami kondisi dari anak-anak, yang terpenting hukuman dengan jalur pendidikan. Jadi ini dikembalikan kepada sekolah, tetapi tetap ada sanksi, sanksi yang edukatif," ujarnya.

Selain itu, Kak Seto menambahkan, korban bullying juga harus diberi perhatian khusus. Sebab, korban pasti mengalami trauma.

"Komnas PA dan KPAI akan melakukan pendampingan kepada korban supaya tidak trauma dan tidak takut pergi ke sekolah," paparnya.

Sebelumnya para pelaku dan korban beserta keluarganya dipertemukan di Polda Metro Jaya. Pertemuan itu dijembatani Kak Seto, KPAI, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Radjab.


Simak rangkuman beragam peristiwa penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 1.00 WIB, hanya di Trans TV.

(trq/ahy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    62%
    Kontra
    38%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel