detikcom
Sabtu, 04/08/2012 19:03 WIB

Kebakaran Tewaskan 7 Orang, Polisi: Api Cepat Menjalar karena Bensin

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Semarang - 7 Orang tewas dalam peristiwa kebakaran sebuah rumah di Jl Tirtoyoso IX no.5 RT 2 RW12, Kelurahan Rejosari, Semarang Timur. Para korban tewas karena tidak bisa menyelamatkan diri setelah api membesar dengan cepat. Api dipicu dari genset yang menyala setelah listik padam.

"Api cepat menjalar karena ada bensin di sekitar genset," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Elan Subilan di lokasi, Sabtu (4/8/2012).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (4/8/2012) saat aliran listrik PLN padam. Ketika itu genset yang menyala untuk mengganti aliran listrik otomatis menyala. Namun di luar dugaan genset itu mengeluarkan api. Nah, di sekitar genset diduga banyak terdapat bensin yang membuat api cepat menjalar membakar rumah.

"Kebakaran terjadi akibat konsleting genset," tambah Elan.

7 Orang yang menjadi korban yakni Cik Liu atau Lousiana (51), tiga cucunya yaitu Gabriel (10 bulan), Vini (34), Gio (2,5 bulan), dan tiga baby sister bernama Tari (20), Desi (20), dan Rafiah (20). Posisi mayat saat ditemukan saling berdempet dan berpelukan di depan kamar mandi


Terlibat Cekcok Rumah Tangga, Suami Tega Bakar Isteri dan Mertua. Selengkapnya di Reportase Pagi, pukul 04.30 - 05.30 Hanya di TransTV

(alg/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close