Sabtu, 04/08/2012 18:54 WIB
7 Orang Tewas Dalam Kebakaran Rumah di Semarang
Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (4/8/2012) saat aliran listrik PLN padam. Ketika itu genset yang menyala untuk mengganti aliran listrik otomatis menyala. Namun di luar dugaan genset itu mengeluarkan api.
Suwati, karyawan di rumah tersebut dan satu rekannya yang berada di luar rumah hendak memadamkan generator listrik. Namun api langsung menjalar menutupi pintu rumah.
"Saya mau mematikan genset. Tapi tiba-tiba api membesar dan langsung menutupi pintu," kata Suwati di lokasi.
Karena panik, Suwati langsung lari mencari pertolongan. Akibatnya warga di sekitar lokasi panik karena letak rumah yang terbakar berada di pemukiman padat penduduk.
"Api langsung membesar padahal di dalam masih ada majikan saya, anak dan cucunya. Saya tidak tahu kondisi mereka, saya panik, langsung lari cari pertolongan," tutur Suwati.
Pemadam kebakaran dibantu warga akhirnya bisa memadamkan api setelah berjuang selama dua jam. Di dalam rumah, petugas pemadam menemukan pemilik rumah, Cik Liu atau Lousiana (51), tiga cucunya yaitu Gabriel (10 bulan), Vini (34), Gio (2,5 bulan), dan tiga baby sister bernama Tari (20), Desi (20), dan Rafiah (20).
Posisi mayat saat ditemukan saling berdempet dan berpelukan di depan kamar mandi. Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Semarang, Heri menduga lima penghuni rumah berdoa saat api menghanguskan mereka, sedangkan satu baby sister dan satu anak asuhnya diduga hendak ke kamar mandi.
"Berkumpul di depan kamar mandi. Lima di bawah tangga dan dua orang menuju kamar mandi," katanya.
(alg/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Ini Instruksi SBY Terkait Masalah Gunung Padang dan Lumpur Lapindo
821 share this. -
Puluhan Ribu Warga Palembang Saksikan Jembatan 'Ampera Berwarna'
657 share this. -
Rekening Gendut Aiptu LS, Berapa Gaji Normal Polisi Berpangkat Aiptu?
637 share this. -
Gita Wirjawan Upayakan Harga Daging Tetap Stabil saat Ramadhan
586 share this. -
Ingin Lomba Paduan Suara di Hongkong, Mahasiswi UNS Minta Dibantu Jokowi
536 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 19/05/2013 15:16 WIB
Hari ke-216 Jokowi
Ahok: Warga Pinggiran Waduk Pluit Belum Direlokasi, Belum Ada Rusun
-
Minggu, 19/05/2013 15:12 WIB
Sefti Tinggalkan Rumah Fathanah Tunggu Putusan Pengadilan
-
Minggu, 19/05/2013 15:03 WIB
Dua Orang Terluka Akibat Ledakan Gas di Sebuah Laundry di Taman Galaxy
-
Minggu, 19/05/2013 14:56 WIB
Ini Lokasi Rawan Balapan Liar & Kebut-Kebutan di Jakarta
-
Minggu, 19/05/2013 14:51 WIB
Keluarga Sampaikan Dukungan Masyarakat Sorong Kepada Aiptu Labora
-
Minggu, 19/05/2013 14:38 WIB
Ditanya Arti Pustun Fathanah, Sefti Pusing Sendiri
-
Minggu, 19/05/2013 14:14 WIB
Uang Fathanah Mengalir ke 20 Wanita, Sefti: Yang Penting Bapak Sudah Tobat
-
Minggu, 19/05/2013 14:27 WIB
Diundang Ahok Jamuan Makan Siang, Komnas HAM Belum Tampak
-
Minggu, 19/05/2013 15:10 WIB
Ahok: Warga Pinggiran Waduk Pluit Belum Direlokasi, Belum Ada Rusun
-
Minggu, 19/05/2013 13:04 WIB
Ogah Rugi, 16 RS Swasta di DKI Mundur dari Pelayanan KJS
-
Minggu, 19/05/2013 15:07 WIB
Sefti Tinggalkan Rumah Fathanah Tunggu Putusan Pengadilan
-
Minggu, 19/05/2013 12:24 WIB
Korban Diperkosa Geng Motor Klewang Karena Tak Bayar 'Pajak Preman'
-
Minggu, 19/05/2013 14:51 WIB
Keluarga Sampaikan Dukungan Masyarakat Sorong Kepada Aiptu Labora
-
450 Komentar
-
285 Komentar
-
229 Komentar
-
226 Komentar
-
224 Komentar
-
210 Komentar
-
206 Komentar
-
201 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,834.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Minggu, 19/05/2013 11:49 WIB
Polisi Depok Tangkap 66 Orang Geng Motor, Termasuk 5 Siswi
-
Minggu, 19/05/2013 11:05 WIB
Ketika Ketua Komnas HAM Ditanya Andai Jadi Jokowi Soal Waduk Pluit
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)





_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
