detikcom
Sabtu, 04/08/2012 16:20 WIB

Korban & Pelaku Bullying di SMA Don Bosco Dipertemukan di Polda Metro

Danu Mahardika - detikNews
Jakarta - Korban dan pelaku bullying di SMA Don Bosco bertemu di Polda Metro Jaya. Mereka hendak didamaikan terkait kasus pidana yang kini masih di proses oleh Polres Jaksel.

Pantaun detikcom, sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu (4/8/2012) di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, tampak terlihat Kak Seto dan Sekjen KPAI M Ikhsan. 4 Korban dan orang tuanya juga sudah hadir.

Terlihat juga 7 Tersangka yakni AA, AK, KA, RR, RJ, SA, dan GC. GC telah di-DO dari Don Bosco. Para pelaku ini mengenakan seragam tahanan berwarna orange. Orang tua mereka juga tampak mendampingi.

Rencananya mediasi akan digelar dengan dijembatani Kak Seto, KPAI, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Radjab.

"Sesuai UU Perlindungan Anak, mereka pelakunya juga anak-anak. Kepolisian mempunyai diskresi bisa memediasi dan mendamaikan. Jadi ya sudah, kenapa harus ke jalur hukum," jelas Kak Seto.

Yang penting, sekolah dan orang tua harus memberikan pendidikan yang tepat sehingga tidak muncul kasus bullying dan kekerasan oleh remaja.

"Ini mediasinya kuncinya pada keluarga korban, bisa memaafkan atau tidak," tuturnya.

Hingga pukul 16.00 WIB, pertemuan belum dimulai karena menunggu Kapolda Metro Jaya.


Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV

(ndr/trq)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%