detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 04:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 04/08/2012 16:09 WIB

Jenguk Habib Munzir di RSCM, Foke-Jokowi Salaman

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Cagub DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Joko Widodo (Jokowi) punya agenda yang sama. Keduanya bertemu dan bersalaman saat menjenguk pimpinan Majelis Rasulullah, Habib Munzir, di RSCM.

Pengamatan detikcom, Sabtu (4/8/2012), Jokowi didampingi 4 anggota tim suksesnya tiba di RSCM, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.30 WIB. Ia mengenakan baju kemeja kotak-kotak dan langsung masuk ke ruang perawatan khusus Gedung A RSCM.

Selang 15 menit kemudian, Foke yang didampingi 5 orang stafnya juga tiba di RSCM. Foke lalu masuk ke dalam ruangan.

Pukul 15.00 WIB, Foke keluar dari ruang perawatan Habib Munzir. Sedangkan Jokowi masih berada di dalam ruangan tersebut. "Kita doakan saja kondisinya membaik dan diberi kesehatan," kata Foke yang mengenakan kemeja warna abu-abu itu.

Sementara itu, Jokowi keluar dari ruangan sekitar pukul 15.35 WIB.

"Iya ketemu (Fauzi Bowo). Tetapi Pak Fauzi tergesa-gesa jadi nggak sempat ngobrol, hanya salaman," ujar Jokowi yang terbalut kemeja motif kotak-kotak itu.

Jokowi mengaku banyak mendapat wejangan dari sang Habib. Ia juga mendoakan agar Habib Munzir lekas sembuh. "Tetapi nggak perlu saya sebutkan," kata Jokowi.

Dalam kesempatan itu, seorang perempuan tiba-tiba menyambangi Jokowi. Ia menceritakan ada bayi bernama Nabila (7 bulan) yang dirawat akibat gagal ginjal hingga kondisinya kritis. Namun, pihak RSCM tidak memiliki alat untuk merawat Nabila.

Jokowi lantas menyempatkan diri menjenguk bayi malang itu.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(aan/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close