Sabtu, 04/08/2012 14:06 WIB

Banteng Seberat 500 Kg Kabur, Warga Peru Panik!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
Lima, - Seekor banteng tiba-tiba kabur dari sebuah gudang gandum di Peru. Akibatnya, kepanikan pun terjadi di sebuah desa dekat Lima, ibukota Peru.

Banteng yang diberi nama David tersebut melukai seorang wanita dan merusak sebuah mobil polisi. Untunglah, tak lama kemudian hewan liar tersebut berhasil ditangkap.

Banteng seberat 500 kilogram itu kabur pada Kamis (2/8) waktu setempat lalu setelah berkelahi dengan seekor banteng lainnya di Villa El Salvador, desa dekat Lima.

Demikian dikatakan pemilik binatang tersebut, Jonas Pareja seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (4/8/2012). Saat itu, David kemudian pergi menuju bukit terdekat lalu berkeliaran di jalanan desa. Warga desa pun panik melihat kemunculan hewan tersebut.

"Banteng biasanya tenang, namun pelarian itu membuatnya stres dan menyebabkan beberapa masalah," kata pemilik hewan tersebut.

Sebelum berhasil ditangkap polisi pada Jumat (3/8) pagi waktu setempat, banteng tersebut sempat menabrak seorang wanita hingga mengalami luka ringan. Hewan itu juga menyebabkan sebuah mobil patroli polisi rusak parah.


(ita/ita)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    69%
    Kontra
    31%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel