detikcom
Sabtu, 04/08/2012 13:12 WIB

Digempur Sanksi Internasional, Iran: Ini Perang!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Mahmoud Ahmadinejad (AFP)
Teheran, - Iran tengah dilanda perang atas perekonomiannya menyusul sanksi-sanksi baru yang lebih berat yang dijatuhkan Amerika Serikat, selain embargo Uni Eropa yang telah diterapkan sebelumnya.

"Ini perang!" cetus Ayatollah Ahmad Janati, kepala Dewan Garda, badan berpengaruh Iran seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (4/8/2012).

Dikatakan Janati, Iran perlu memobilisasi negara, pemerintah, pejabat-pejabat dan pasukan militer untuk mengatasi masalah ekonomi yang serius ini.

"Kita harus bersiap dan mengalahkan gelombang tekanan ekonomi ini. Kita tak boleh menyerah," tegasnya.

Dikatakan Janati, pejabat-pejabat di bawah pengawasan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tengah berupaya mengatasi krisis ini. Dia pun mengimbau media nasional untuk menghindari tulisan-tulisan yang pesimistis dan harus fokus ke berita-berita yang "membuat rakyat senang, penuh harap dan memacu semangat mereka."

Pemerintah Amerika Serikat pekan ini telah mengeluarkan sanksi-sanksi baru yang lebih berat untuk menghukum perusahaan-perusahaan yang melakukan bisnis dengan sektor energi dan kapal-kapal yang mengirimkan minyak Iran.

Presiden AS Barack Obama juga menargetkan ekspor minyak Iran dan sebuah bank China serta sebuah bank Irak yang diduga melakukan transaksi perbankan Iran. Sanksi tersebut dijatuhkan terkait penolakan Iran untuk menghentikan aktivitas program nuklirnya.

Sebelumnya, sanksi-sanksi Barat yang telah ada, khususnya embargo Uni Eropa, telah menyebabkan penurunan penjualan minyak mentah Iran hingga separuhnya.


Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV

(ita/ita)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000