detikcom
Sabtu, 04/08/2012 12:01 WIB

Perketat Seleksi Bakal Caleg, PD Tak Khawatir Kadernya Hengkang

Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Partai Demokrat tidak akan menghalangi politisinya pindah ke partai politik lainnya yang lebih menjanjikan untuk Pemilu 2014. Tidak ada kekhawatiran politisi yang hengkang tersebut akan melakukan pembusukan, sebab pada akhirnya masyarakat bisa menilai langsung kualitasnya.

"Kalau ada yang begitu, rakyat pasti bisa menilai itulah yang dinamakan politisi kutu loncat," kata Ketua DPP PD, Didi Irawadi Syamsuddin, melalui telepon, Sabtu (4/8/2012).

Sebelumnya anggota Komisi III DPR ini menyatakan, Ketua Dewan Pembina PD, Susilo B. Yudhoyono dalam pertemuan internal politisi PD yang berlangsung tadi malam menyatakan akan memperketat seleksi bakal caleg DPR dan DPRD untuk Pemilu 2014. Seleksi didasarkan pada kualitas, keterampilan, pengabdian dan rekam rejak yang telah diperbuat kader bersangkutan kepada masyarakat sekitarnya.

Boleh jadi ada kader yang kuatir tidak mampu lolos dari proses seleksi ketat yang akan diberlakukan Majelis Tinggi PD tersebut pada awal 2013. Kekhawatiran ini yang kemudian membuat mereka memilih hengkang ke parpol lain yang lebih menjanjikan bagi kelanjutan karier politiknya di legislatif.

"Kalau ada kader yang tidak berkenan atau tergiur tawaran partai tertentu, silahkan keluar. Lebih baik kami membina kader yang sudah terbukti kualitas dan pengabdiannya, juga lebih baik menerima kader-kader baru yang lebih mumpuni dan siap mengabdi pada nusa dan bangsa," papar Didi.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(lh/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%