detikcom
Sabtu, 04/08/2012 04:26 WIB

PAN Gelar Mudik Gratis Tanggal 15 Agustus 2012

Rachmadin Ismail - detikNews
ilustrasi
Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) kembali menggelar aksi mudik gratis. Ribuan warga yang hendak pulang ke kampung halaman masing-masing bakal dilayani mulai tanggal 15 Agustus 2012 atau H-4 Lebaran.

“Untuk mewujudkan ini bagi mereka mimpi. Hal ini pula yang mendasari PAN memberi layanan mudik gratis,” ujar Ir. Sunartoyo, Ketua Panitia Mudik Gratasi Bareng PAN dalam rilis fraksi PAN, Sabtu (4/8/2012).

Sumartoyo menambahkan bahwa program mudik bareng bukan kali pertama diadakan PAN. Tahun lalu, acara serupa juga sudah dilaksanakan. “Secara konsep tidak jauh berbeda. Mungkin soal kuota pemudik dan rute mudik saja yang jauh lebih banyak," imbuhnya.

Panitia menargetkan sedikitnya 5.000 orang pemudik akan dilayani. Selain itu, rute pemudik pun jauh lebih banyak ketimbang mudik tahun lahu.

"Kali ini kita membuka kesempatan lebih luas bagi daerah-daeah seperti Yogyakarta, Semarang, Solo, Pekalongan, Surabaya, Madiun, Jember, Kudus, Jepara sampai Bali masuk dalam daftar tujuan mudik tahun ini," sambungnya.

Perjalanan akan dilakaukan lewat darat dengan menggunakan bus. Sebanyak 200 buah bus kelas eksekutif ber AC siap dikerahkan untuk mengantarkan para pemudik.

Pemberangkatan akan dikonsentrasikan di dua titik Parkir Selatan Senayan dan Plaza Timur (Gelora Bung Karno). Proses pemberangkatan akan dilepas oleh Ketua umum PAN yang Menko Perekonomian, Hatta Rajasa.

Bila Anda ingin bergabung, cukup serahkan data diri dan mengisi formulir pendaftaran di dua posko mudik bareng PAN ; Wisma Nusantara I, Gedung DPR RI. Jl. Jend. Gatot Soebroto, Jakarta Pusat dan di Jl. TB Simatupang 88 jakarta Selatan.



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%
MustRead close