Detik.com News
Detik.com
Jumat, 03/08/2012 16:48 WIB

Asyik, Kini Sudah Bisa Pesan Tiket di www.kereta-api.co.id

Septiana Ledysia - detikNews
Asyik, Kini Sudah Bisa Pesan Tiket di www.kereta-api.co.id Ilustrasi
Jakarta - PT. Kereta Api Indonesia meluncurkan Layanan Internet Reservation di Main Atrium Gandaria City, Jakarta Selatan. Layanan baru bertujuan memudahkan calon penumpang untuk memesan tiket kereta api.

"Internet Reservation adalah layanan baru pemesanan dan pembelian tiket kereta api yang bisa diakses lewat www.kereta-api.co.id ," kata Direktur Komersial PT. KAI, Sulistyo Wimbo Hardjito dalam konprensi pers, Jumat (3/8/2012).

Wimbo menjelaskan, setelah log in ke situs tersebut, calon penumpang harus mengisi data diri, lalu pilih jadwal kereta api yang sesuai keinginan. Setelah itu pelanggan akan mendapatkan kode booking yang dapat di bayar melalui ATM (Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, BII, CIMB Niaga, NISP, Panin, BPR-KS, BPD DIY), Mini market Alfa mart, BCA Klik Pay, atau menggunakan kartu kredit Visa/Master Card.

Penerapan sistem tiketing PT.KAI yang berbasi web bernama Rail Ticket System (RTS) membuat pelanggan tidak lagi harus ke loket stasiun. "Jadi di manapun dan kapanpun dapat melakukan reservasi tiket kereta api," ujar wimbo.

Lelaki berbatik coklat ini juga menambahkan bahwa layanan ini untuk sementara hanya melayani pemebelian tiket kelas komersial saja.

"Untuk sementara hanya melayani kelas komersial yaitu kelasd eksekutif, Bisnis, dan Ekonomi AC di wilayah Jawa, Sumatra Utara dan Selatan," imbuhnya.

Wimbo berharap dengan launchingnya Internet Reservation ini PT.KAI tidak kalah lagi dari calo. Dan bisa membuat PT. Kereta Api jauh lebih modern.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(spt/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%