detikcom
Jumat, 03/08/2012 14:27 WIB

Kamp Pengungsi Palestina di Suriah Digempur, 20 Orang Tewas

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: AFP
Damaskus, - Korban jiwa terus berjatuhan dalam krisis Suriah. Sedikitnya 20 orang tewas ketika pasukan Suriah melancarkan serangan mortir ke sebuah kamp pengungsi Palestina di Damaskus, ibukota Suriah pada Kamis, 2 Agustus waktu setempat.

Demikian diungkapkan sumber-sumber medis seperti diberitakan kantor berita Reuters, Jumat (3/8/2012). Menurut saksi mata di kamp pengungsi tersebut, mortir-mortir tersebut dilemparkan ke jalan ramai di kamp tersebut saat orang-orang tengah menyiapkan hidangan berbuka puasa.

"Saya melihat semuanya. Saya akan ke rumah saya ketika mortir pertama menghantam jalanan. Orang-orang berlari untuk memeriksa kerusakan ketika mortir kedua mengenai daerah yang sama," ujar seorang warga. "Banyak orang tewas seketika," imbuhnya.

Dokter-dokter di tiga rumah sakit terdekat mengatakan, setidaknya 20 orang tewas dan 65 lainnya luka-luka dalam serangan di kamp Yarmouk tersebut.

Kamp Yarmouk merupakan areal komunitas pengungsi Palestina terbesar di Suriah dan dihuni oleh lebih dari 100 ribu orang. Belum diketahui mengapa serangan mortir itu dilakukan. Namun menurut para aktivis dan sumber-sumber oposisi, ada pertempuran ganas antara pasukan pemerintah dan pemberontak di distrik Tadamoun dekat kamp tersebut saat serangan mortir itu terjadi.

Sementara itu pasukan Suriah juga dilaporkan menewaskan sekitar 50 orang selama pertempuran dengan pemberontak di kota Hama. Di antara para korban termasuk tiga keluarga yang seluruh anggotanya dibunuh.

"Militer memasuki kawasan Arbaeen dan melakukan serangan, saat itu mereka menewaskan para anggota dari tiga keluarga," ujar seorang warga bernama Abu Ammar kepada Reuters.

Krisis di Suriah telah berlangsung sejak Maret 2011 lalu. Menurut kelompok-kelompok HAM, sekitar 18 ribu orang, kebanyakan warga sipil telah tewas selama konflik berkepanjangan itu.




Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV

(ita/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000