Detik.com News
Detik.com

Jumat, 03/08/2012 10:10 WIB

Preman Menakuti Penumpang Bus dengan Menyilet Tangan Tak Usah Diberi Uang

Nala Edwin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap dua orang remaja yang meminta uang dalam bus dengan menyayat-nyayat tangannya dengan silet. Petugas akan menyebar petugas berpakaian preman untuk menangkap pelaku lainnya.

"Ini akan kita lanjutkan lagi, kita akan sebar petugas berpakaian preman untuk memberantas modus ini," kata Kabid Humas Polda Rikwanto kepada detikcom, Jumat (3/8/2012).

Rikwanto mengatakan, jika menemukan adanya preman yang meminta uang dengan cara menyayat tangannya dengan silet, penumpang tak perlu memberi uang. Jika ulah preman itu dirasa mengintimidasi dan menggangu bisa langsung dilaporkan ke petugas terdekat.

"Tidak usah dikasih uang, kalau sudah keterlaluan dilaporkan saja ke petugas terdekat," sarannya.

Modus intimidasi dengan menyayat tangan dan leher dengan silet marak terjadi di bus umum di Jakarta. Para preman ini biasanya naik berdua dan menyilet-nyilet tangan dan leher mereka. Para preman ini berusaha membuat takut penumpang bus sehingga memberikan uang kepada mereka.

"Kita yang wanita jadi takut dan tidak nyaman, mereka menakut-nakuti penumpang," katanya. Jika tidak diberi uang, para preman ini turun dari bus dengan marah-marah," kata Evie, salah seorang penumpang bus pada detikcom, Kamis (2/8).

Subdit Resmob Polda Metro Jaya kemudian mengadakan penyelidikan kasus ini dan menangkap dua orang remaja yang kerap mengemis di atas Metromini 69 (Ciledug-Blok M). Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%