Jumat, 03/08/2012 06:16 WIB

Polisi Buntuti Pelapor Kasus SIM Saat Bawa Uang untuk Irjen Djoko Susilo

Moksa Hutasoit - detikNews
Bandung - Dirut PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukotjo Bambang, membawa uang sebesar Rp 4 miliar menuju Jakarta. Tak disangka, selama perjalanan via Tol Cipularang, mobil Sukotjo dibuntuti oleh petugas PJR.

Saat itu, 13 Januari 2011 lalu, Sukotjo bersama sopirnya memang tengah bepergian ke Jakarta. Mereka membawa uang Rp 4 miliar dalam bentuk cash.

Sebesar Rp 2 miliar akan diserahkan kepada Budi Santoso dari PT Citra Mandiri Metalindo Abadi. Sisanya sudah terkavling untuk Kakorlantas Mabes Polri saat itu, Irjen Djoko Susilo.

Mobil Sukotjo saat itu berhenti sekitar 500 meter usai pintu Tol Pondok Gede. Mereka berhenti di bahu jalan untuk menunggu kedatangan Budi.

"Nggak berapa lama, mobil PJR lewat," ujar kuasa hukum Sukotjo,Erwin S Paat, saat ditemui di Bandung, Kamis (2/8/2012).

Mobil patroli itu kemudian berhenti sekitar 100 meter dari mobil Sukotjo. Tidak berapa lama setelah itu, telepon Sukotjo berdering. Di ujung telepon,terdengar suara seorang perwira menengah di lingkungan Lantas.

"Komandan, kok berhenti di situ? Maju aja lagi 100 meter ke depan," ujar seorang pria di telepon memberi perintah kepada Sukotjo.

"Saya lagi nunggu Budi," jelas Sukotjo saat itu seperti ditirukan Erwin.

Menurut Erwin, saat itu kliennya kaget mendapat telepon dari perwira menengah itu. " Berarti kan dia diikuti sejak dari Bandung," jelas Erwin.

Tak lama berselang, Sutkotjo pun segera pergi. Namun setelah kedatangan Budi untuk penyerahan uang Rp 2 miliar.

Berdasarkan nota pembelaan yang dibacakan Sukotjo di PN Bandung, 2 Mei lalu, tercantum nama Djoko. Pria yang kini menjabat sebagai Gubernur Akpol itu diantar uang Rp 2 miliar oleh Sukotjo. Namun yang menerimanya adalah sekpri Djoko, Tiwi.

Tuduhan ini sendiri sudah dibantah oleh Djoko Susilo. Melalui kuasa hukumnya, Hotma Sitompul, Djoko menilai tudingan itu adalah sebuah kebohongan.

"Tidak usah didengarkan, itu berita burung," kata Hotma, Rabu (1/8) lalu.

(mok/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    89%
    Kontra
    11%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel