BBC Indonesia
Kamis, 02/08/2012 23:24 WIB

Kofi Annan mundur sebagai utusan PBB

BBCIndonesia.com - detikNews
Utusan internasional untuk Suriah, Kofi Annan, menyatakan akan mengundurkan diri dari perannya sebagai utusan PBB dan Liga Arab.

Kofi Annan akan mengundurkan diri mulai akhir Agustus mendatang. Dalam konferensi pers di Jenewa pada Kamis, 2 Agustus, Annan mengatakan tidak mungkin baginya menjalankan tugasnya.

Annan menyalahkan tindakan pemerintah Suriah, oposisi dan komunitas internasional.

"Militerisasi yang semakin meningkat di lapangan dan kurangnya persatuan di Dewan Keamanan secara mendasar mengubah situasi bagi keefektifan peran saya," kata Annan.

"Namun demikian pertumpahan darah berlanjut, terutama disebabkan kerasnya pendirian pemerintah Suriah, dan penolakannya melaksanakan rencana enam pokok, dan juga karena peningkatan aksi militer oleh oposisi - semuanya diperburuk dengan perpecahan di kalangan masyarakat internasional," jelas Kofi Annan.

Sekjen PBB juga mengumumkan pengunduran diri Annan dengan penuh rasa penyesalan.

"Kofi Annan berhak mendapatkan penghormatan karena dia telah mencurahkan seluruh kemampuannya untuk tugas paling sulit dan tidak berpotensi mendapatkan penghargaan," kata Ban dalam pernyataan tertulisnya.

Rusia, yang memveto rencana resolusi Dewan Keamanan PBB, menyatakan penyesalannya atas mundurnya Kofi Annan.

"Moskow selalu memberikan dukungan terhadap kerja Annan," kata Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin.

Cari penerus

Ban melanjutkan dirinya kini tengah berdiskusi dengan Liga Arab untuk mencari penerus demi melanjutkan upaya perdamaian.

"Saya tetap yakin pertumpahan darah bukanlah jawaban. Setiap hari, pertumpahan darah hanya akan menambah sulit penyelesaian dan membawa seluruh negara jatuh ke dalam penderitaan yang lebih dalam," tambah Ban.

Masih dalam pernyataan tertulisnya Ban Ki-moon menyatakan salah satu usulan dalam enam poin rencana damai Annan hingga kini belum dilaksanakan di Suriah, meski cara itu adalah harapan terbaik negeri itu menyelesaikan krisis politik.

Selain itu, upaya mediasi di Suriah bertambah sulit dengan perpecahan di Dewan Keamanan PBB. Negara-negara yang memiliki hak veto hingga kini belum menemukan kata sepakat terkait tindakan yang harus dilakukan terhadap Suriah.

Rencana damai usulan Kofi Annan yang didukung dunia internasional terdiri atas enam hal utama.

Keenam hal itu antara lain adalah penghentian penggunaan senjata berat, memberikan akses aman untuk bantuan kemanusiaan serta kebebasan berunjuk rasa dan media.

(bbc/bbc)



Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
    50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
    Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
    Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra Index »

Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel