BBC Indonesia
Kamis, 02/08/2012 21:56 WIB

Kabinet Mesir diumumkan, Tantawi tetap menjabat

BBCIndonesia.com - detikNews
Hisham Qandil

Presiden Mohamed Mursi (kanan) dan PM Hisham Qandil kini mengendalikan Mesir.

Panglima Angkatan Bersenjata Mesir Jenderal Hussein Tantawi tetap menjabat menteri pertahanan dalam kabinet baru Mesir yang diumumkan Perdana Menteri Hisham Qandil Kamis (02/08).

Kondisi ini membuat militer Mesir masih memiliki kekuasaan besar, termasuk di kekuasaan legislatif.

Selain itu, Perdana Menteri Qandil juga menegaskan Menteri Luar Negeri Mohammed Kamal Amr dan Menteri Keuangan Mumtaz al-Said dipastikan tetap menempati posisi mereka.

Sedangkan Mayor Jenderal Ahmed Jamal al-Din, yang saat ini menjadi asisten menteri dalam negeri urusan keamanan, untuk sementara ditunjuk sebagai menteri dalam negeri.

Penunjukan kembali Jenderal Tantawi, panglima Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata (SCAF), sejalan dengan deklarasi konstitusi sementara yang diterbitkan setelah pemilihan presiden Juni lalu.

Mentri agama dari al-Azhar

Sementara itu, Presiden Mesir Mohammad Mursi yang berasal dari Ikhwanul Muslimin menjanjikan sebuah pemerintahan terbuka dimana perempuan dan umat Kristen juga mendapatkan tempat.

Sebelumnya Mursi sempat mendapatkan kritikan tajam karena terlalu lama menentukan nama perdana menteri untuk kemudian membentuk pemerintahan.

Penunjukan Hisham Qandil, mantan menteri sumber daya air, mengejutkan banyak pihak yang mengharapkan figur yang lebih terkenal.

Sejauh ini dari 18 nama menteri yang diumumkan media pemerintah, dua orang di antaranya berasal dari Ikhwanul Muslimin.

Mustafa Musad, yang bertanggung jawab atas kebijakan pendidikan selama kampanye pemilihan presiden, ditunjuk menjadi menteri pendidikan.

Sedangkan, Tariq Wafiq kepala komite perumahan partai Kebebasan dan Keadilan, FJP, menjadi menteri urusan perumahan. Posisi kunci lain yaitu menteri agama dijatuhkan kepada Osama al-Abd, Presiden Universitas al-Azhar.

Beredar kabar bahwa tokoh ultra konservatif Salafi, Mohammed Yusri Ibrahim juga akan ditunjuk sebagai menteri.

(bbc/bbc)



  • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
    15 Tahun Reformasi
    Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
    Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
89%
Kontra
11%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel