detikcom
Kamis, 02/08/2012 21:17 WIB

Mudik 2012, PT Pelni Semarang Siapkan 6 Kapal Laut Beragam Tipe

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Mengantisipasi membludaknya penumpang yang mudik menggunakan jalur laut, PT Pelni Semarang menyiapkan enam kapal pada arus mudik 2012. Diharapkan enam kapal itu dapat mengangkut seluruh penumpang.

"Kami siapkan satu kapal tipe 2.000 yang mengangkut 2.600 penumpang, empat kapal tipe 1.000 yang mengangkut 1.500 penumpang, dan satu kapal roro yang bisa mengangkut 600 penumpang juga kendaraan," ujar General Manager PT Pelni Semarang, Bachtiar Rahim, kepada wartawan di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Rabu, (1/8/2012).

Menurutnya, seluruh kapal itu melayani beberapa tujuan seperti Kumai, Pontianak, Banjarmasin, Sampit, Surabaya, Makasar, Kupang dan Jayapura.

"Untuk jumlah penumpang kami prediksikan sebanyak 27.000-30.000 orang dalam arus mudik kali ini. Ada kenaikan lima sampai enam persen dibandingkan tahun lalu," tutur Bachtiar.

Sementara untuk harga tiket, pihaknya memastikan tak akan ada kenaikan. Hal itu sesuai dengan keputusan menteri. Bahkan untuk memaksimalkan pelayanan, PT Pelni Semarang menyiapkan 23 agen tiket resmi.

"PT Pelni Semarang memiliki 23 agen tiket di Jawa Tengah termasuk Yogja. Di kantor Pelni juga kita buka tiket, dan tentu tiket bisa dibeli juga dengan online," ungkapnya.

Ia mengimbau para penumpang yang akan mudik menggunakan jalur laut, agar jangan saling memaksakan dan berebut saat akan masuk kapal. Tetapi silakan antri karena petugas akan melayani seluruh penumpang.

"Ini momen nasional, angkutan mudik harus kita laksanakan dengan maksimal. Ya kami jamin pelayanan harus maksimal," kata Bachtiar.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bal/mok)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close