detikcom
Kamis, 02/08/2012 17:47 WIB

Ini Tanggapan Menag Soal Isu SARA Rhoma Irama

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Rhoma Irama disebut melakukan kampanye SARA dengan mengimbau warga memilih pemimpin yang seiman. Menteri Agama Suryadharma Ali menyebut pernyataan Rhoma Irama hanya berupa imbauan dan bukan SARA.

"Itu bukan SARA. Itu hanya imbauan yang kita hormati," kata Suryadharma di kantor PPP, jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (3/8/2012).

Informasi yang didapatkan detikcom sebelumnya, Panwaslu memiliki video rekaman yang menunjukkan seorang publik figur melontarkan isu SARA di hadapan khalayak. Pelaku SARA disinyalir berinisal RI atau Rhoma Irama yang juga pendukung salah satu cagub.

Isu SARA merebak luas sejak keluarnya hasil penghitungan pilgub DKI Jakarta yang meloloskan dua pasangan calon yaitu Jokowi-Ahok dan Foke-Nara. Bahkan Panwaslu DKI Jakarta memiliki bukti rekaman terkait isu SARA dalam pilgub DKI Jakarta. Pihak Panwaslu berencana memanggil terduga pelaku SARA pada Jumat (3/8) besok, untuk dimintai klarifikasi.

Jaringan Pemantau Pemilih untuk Rakyat (JPPR) sebelumnya menyebut setidaknya menemukan 10 isu SARA yang menyerang pasangan Foke dan Jokowi. Koordinator Nasional JPPR Yus Fitriadi, menyatakan pihaknya sudah melihat potensi SARA ini sejak awal, sebelum putaran kedua pilgub dimulai.

"Kita tidak tahu yang melakukan kandidat yang mana, tetapi kami akan antisipasi isu SARA ini memasuki putaran kedua pilgub DKI," ucap Yus.



Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(fiq/nvt)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000