Kamis, 02/08/2012 13:27 WIB
Sukotjo, Saksi Kasus Korupsi Simulator SIM Dapat Perlindungan LPSK
"Sudah masuk (perlindungan). Sudah sekitar sebulan lalu," ujar Komisioner LPSK Lili Pintauli Siregar saat dihubungi detikcom, Kamis (2/8/2012).
Sukotjo merupakan saksi dari KPK. Dia pemimpin perusahaan yang memproduksi simulator kendaraan untuk ujian SIM guna memenuhi pesanan PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA). PT CMMA adalah pemenang tender pengadaan simulator untuk Mabes Polri. Sukotjo menyebut, nilai total pembelian simulator dari PT PT CMMA ke PT ITI senilai Rp 83 miliar. Sementara proyek itu bernilai total Rp 196,87 miliar.
Duit keuntungan proyek itu diduga mengalir ke sejumlah pihak, termasuk pejabat kepolisian. Khusus untuk Irjen Djoko Susilo yang kala itu menjabat Kepala Korps Lantas Polri, Sukotjo pernah mengantar sendiri duit itu sebanyak Rp 4 miliar atas perintah bos PT CMMA berinisial BS. Namun, uang itu tidak langsung diterima oleh Djoko Susilo, tapi lewat sekprinya.
Intimidasi terhadap Sukotjo terlihat jelas dalam sebuah video Youtube. Video itu berdurasi 3.02 menit dan diberi nama file 'polisi gila'. Dalam peristiwa tanggal 4 Juli 2011 itu, Bambang dipukul menggunakan sandal oleh anggota kepolisian dari Korlantas berinisial TR.
Dalam video itu, TR yang berbadan tegap memakai baju kaos putih. Sementara Bambang yang duduk di dekat jendela memakai baju berwarna hitam. Hadir juga sejumlah anggota kepolisian lain yang tak berseragam serta pengusaha dari PT CMMA berinisial BS, sebagai pemenang tender proyek.
"Bambang dipukul pakai sandal mukanya di lokasi perusahaan miliknya," kata Erick, kuasa hukum dari Sukotjo.
Penyebabnya, kata Erick, Bambang saat itu belum mampu memenuhi permintaan produksi simulator roda dua dan roda empat dari Korlantas melalui PT CMMA, perusahaan yang memenangkan tender proyek itu. Target yang seharusnya 700 unit untuk motor dan 556 unit untuk mobil baru dipenuhi sebagian.
"Motor baru dipenuhi 112 unit, sementara mobil baru prototype. Mereka kesal," jelasnya.
Bambang sudah melaporkan penganiayaan ini ke Polrestabes Bandung. Namun hingga saat ini belum ada perkembangan berarti.
Pada pertengahan Juni 2011, Bambang dilaporkan ke polisi oleh bos PT CMMA berinisial BS karena dituduh gagal memenuhi target proyek. Sejak awal, Bambang memang menyatakan tidak sanggup memenuhi, namun dia tetap diminta memproduksi alat itu. Dia divonis 3 tahun. Saat ini, Bambang meringkuk di tahanan Kebon Waru, Bandung. Kasusnya masih berjalan di tahapan kasasi.
(fiq/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Polri Tugasnya untuk Kemanusiaan, Bukan Berbisnis!
651 share this. -
Wanita Muda di Semarang Ditemukan Tewas dengan Luka di Tubuhnya
498 share this. -
Korea Utara Kembali Uji Rudal Jarak Pendek Keempatnya
350 share this. -
Korban Runtuhan Tambang Freeport di Papua Bertambah Jadi 8
292 share this. -
Pencopet Tewas Tertabrak Busway usai Beraksi di Bogota
272 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 20/05/2013 08:51 WIB
Menolak KJS, 50 Dokter Indonesia Bersatu Demo di Bundaran HI
-
Senin, 20/05/2013 08:43 WIB
Rumah Luthfi Hasan di Batu Ampar Masih Sisakan Utang?
-
Senin, 20/05/2013 08:35 WIB
Bambang Soesatyo Keberatan BK DPR Sebut Kalangan Pengusaha Kerap Bolos
-
Senin, 20/05/2013 08:33 WIB
Pengacara Akan Tanya Luthfi di Guntur Soal Arti Fushtun dan Jawi Syarkiyah
-
Senin, 20/05/2013 08:21 WIB
Mobil Pajero Sport Milik Luthfi yang Disita KPK Pakai Nopol Palsu?
-
Senin, 20/05/2013 07:21 WIB
Kisah Luthfi Hasan di Tukang Cukur
-
Senin, 20/05/2013 07:41 WIB
Jimat Aneh Raja Klewang
-
Senin, 20/05/2013 08:17 WIB
Mobil Pajero Sport Milik Luthfi yang Disita KPK Pakai Nopol Palsu?
-
Senin, 20/05/2013 07:59 WIB
Luthfi Pakai Nama Ahmad Zaki untuk Rumah di Pasar Minggu
-
Senin, 20/05/2013 07:05 WIB
Rumah Luthfi Hasan Resmi Disegel KPK
-
Senin, 20/05/2013 08:27 WIB
Pengacara Akan Tanya Luthfi di Guntur Soal Arti Fushtun dan Jawi Syarkiyah
-
Senin, 20/05/2013 06:57 WIB
Aiptu Labora Bekerja Sendiri, Tidak Ada Bekingan Dari Atasan
-
Senin, 20/05/2013 08:15 WIB
Usut Kasus Labora, Polisi Diminta Berani Tangani Rekening Gendut Jenderal
-
348 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
-
211 Komentar
-
209 Komentar
-
208 Komentar
-
201 Komentar
-
173 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,837.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 00:22 WIB
Korban Runtuhan Tambang Freeport di Papua Bertambah Jadi 8
-
Minggu, 19/05/2013 22:36 WIB
Ini Dia Titik Genangan Air di Jakarta
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


.gif)





_5.gif)






Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.

