detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 22:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 02/08/2012 12:58 WIB

Posting Foto Penyiksaan Monyet di Facebook, Tentara Vietnam Dipecat

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (Alamy)
Hanoi, - Seorang tentara Vietnam dipecat dari korpsnya karena memposting foto-foto di akun jejaring sosial Facebook miliknya. Tentara yang masih berusia 20 tahun ini memposting foto yang menunjukkan sejumlah monyet langka disiksa dan dibunuh.

Seperti dilansir oleh AFP, Kamis (2/8/2012), dalam foto yang yang diunggah ke Facebook itu, terlihat tentara bernama Nguyen Van Quang dari Provinsi Quang Nam ini sedang memaksa seorang monyet untuk merokok. Dalam foto tersebut, Nguyen tampak mengenakan seragam militer kebesarannya.

Dalam foto-foto lainnya, terlihat sejumlah monyet yang sangat kurus tewas dibunuh. Foto-foto ini memicu kemarahan publik setempat, terutama dalam sebuah forum online berbahasa Vietnam. Publik beramai-ramai meminta agar tentara yang ada dalam foto tersebut dijatuhi sanksi. Bahkan meskipun telah dihapus dari akun facebook milik Nguyen, foto-foto tersebut masih bisa ditemukan di internet.

"Tentara yang melakukan tindakan biadab terhadap binatang liar... harus mendapat hukuman serius, agar bisa menjadi contoh bagi yang lain," ujar seorang pejabat militer Vietnam, Mayor Jenderal Nguyen Duc Hai seperti dikutip oleh media setempat VietnamNet.

Selain Nguyen, terlihat ada 2 tentara lainnya dalam foto-foto tersebut. Menurut informasi yang diperoleh VietnamNet, keduanya telah diberi peringatan serius oleh atasannya.

Diketahui bahwa 2 ekor monyet yang ada di dalam foto-foto tersebut merupakan jenis monyet abu-abu yang langka. Hewan-hewan itu dilaporkan dibeli dari seorang pedagang gelap dengan harga US$ 57 atau sekitar Rp 539 ribu. Bulan Juli lalu, organisasi pecinta binatang WWF menyebut Vietnam sebagai salah satu negara terburuk yang gagal mencegah perdagangan hewan-hewan langka.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close