detikcom

Kamis, 02/08/2012 10:16 WIB

20 Lumba-lumba Mengelilingi Bangkai Paus di Pulau Kotok

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Proses penenggelaman bangkai bayi paus sperma di Pulau Kotok, Kepulauan Seribu, terus berlangsung. Sekitar 20 lumba-lumba turut menemani prosesi itu.

"Kejadiannya kemarin sore, saat kita bekerja tiba-tiba saja ada kawanan lumba-lumba yang muncul," kata kata Ardiyansyah, founder Jakarta Animal Aid Network (JAAN) yang berada di lokasi, kepada detikcom, Kamis (2/8/2012).

Pria yang akrab disapa Ade ini mengatakan, jumlah lumba-lumba yang muncul sekitar 20 ekor. Lumba-lumba ini muncul ketika tim dari JAAN memasang pipa besi di tubuh paus itu. Pipa besi ini dipasang di tubuh paus untuk mengeluarkan gas yang terkumpul di bangkai paus sehingga bisa terbuang dan hewan ini bisa tenggelam.

"Kawanan lumba-lumba ini kemudian berputar-putar di sekeliling paus ini. Selain lumba-lumba hewan laut lain seperti penyu juga ikut muncul," katanya.

Sebelumnya kawanan lumba-lumba juga terlihat saat penarikan bangkai paus dari Muara Gembong ke Pulau Kotok, Senin (30/7) lalu. Lumba-lumba ini berenang di samping kiri dan kanan mamalia raksasa ini.

Hingga kini proses penenggelaman paus ini masih berlangsung. Pemberat 5 ton yang dipasang Rabu kemarin belum bisa menenggelamkan hewan ini. Rencananya akan ditambah pemberat 1 ton untuk mengkaramkannya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(nal/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%