Rabu, 01/08/2012 19:57 WIB

PNS dan Takmir Masjid di Kulonprogo Tertangkap Main Judi

Bagus Kurniawan - detikNews
Yogyakarta, - Ini jangan dicontoh. Bulan puasa bukannya diisi dengan kegiatan agama, namun malah bermain judi dadu. Mereka pun ditangkap aparat Polsek Lendah, Kulonprogo.

Satu dari lima orang yang ditangkap polisi itu ternyata seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Yogyakarta. Satu orang lagi justru banyak dikenal aktif menjadi pengurus takmir masjid setempat.

Kelima orang warga Desa Bumirejo Kecamatan Lendah Kulonprogo itu tertangkap basah petugas sedang bermain judi dadu. Mereka ditangkap petugas beserta barang bukti dadu dan sejumlah uang pada hari Selasa(31/7/2012) pukul 17.00 WIB.

Kelima tersangka tersebut yakni Ardani alias Suripto (41) sebagai bandar. Mujiharso (49), dan Parjo (47), ketiganya warga Dusun Panggang, Bumirejo. Wagino warga Dusun Degolan, dan Sukardi alias Dwi Isyadi (46) warga Dusun Pereng, Bumirejo.

Mujiharso berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Yogyakarta. Sedangkan Wagino aktif menjadi takmir masjid di dusunnya.

"Mereka digerebek petugas saat main judi dadu di rumah seorang warga di Dusun Panggang," kata Kapolsek Lendah, AKP Maryono kepada wartawan, Rabu (1/8/2012).

Barang bukti yang diamankan dari para tersangka berupa uang Rp 438 ribu, tiga mata dadu, satu tempurung dan alasnya, satu lembar kertas bergambar mata dadu, dan satu lembar tikar plastik.

Menurut Maryono salah satu tersangka mengaku, setelah mengantar anaknya mengaji di masjid, sambil menunggu buka puasa, saat itu melihat beberapa orang tetangganya main judi terus ikut bergabung. Perbuatan kelima tersangka itu tidak patut ditiru karena bulan puasa bukan diisi kegiatan agama, namun malah perbuatan yang dilarang agama. Kelima tersangka akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

"Dua pelaku yakni Wagino dan Parjo juga pernah ditangkap polisi dalam kasus yang sama dan sering berjudi dengan pindah-pindah tempat," kata Maryono.

(bgs/van)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    89%
    Kontra
    11%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel