Rabu, 01/08/2012 18:52 WIB

4 Pencuri Motor Diringkus Polisi Saat Tawarkan Senpi di Jakut

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Empat kawanan pencuri sepeda motor diringkus ketika menawarkan senjata api ke petugas polisi yang menyamar. Satu unit senjata api tersebut ditawarkan seharga Rp 8 juta.

"Pelaku awalnya menawarkan senjata api seharga Rp 8 juta, lalu petugas kita menyamar sebagai pembeli. Pertemuan terjadi di Dermaga Timur Pelabuhan Muara Baru Penjaringan," kata Kapolsek Sunda Kelapa, Kompol Radhitya Wicaksono, Rabu (1/8/2012).

Empat pelaku tersebut bernama Budi Hartono, Sutrisno, Pepen Apriansyah, dan Iyan. Namun, para pelaku malah menawarkan sepeda motor curian ketika bertransaksi di Pelabuhan Muara Baru pada Selasa (31/7) malam.

"Petugas kita kembali menyanggupi tawaran kedua, yaitu membeli sepeda motor. Dan ternyata benar mereka membawa 3 unit motor hasil curian dari berbagai lokasi. Petugas langsung menyergap pelaku dan membawa barang bukti ke markas," ujar Radhitya.

Polisi mendapati mereka membawa 2 kunci letter T dan satu STNK asli sepeda motor. "Selain sepeda motor, kita juga mengamankan 2 buah kunci leter T, sebuah STNK motor honda jenis matic B 3638 NWA asli atas nama Sisca Carolina," papar Radhitya.

Menurut para pelaku, 1 unit sepeda motor mereka curi dari Ciledug dan 2 unit dari Depok. Kemudian, Polsek Sunda Kelapa melimpahkan 3 unit sepeda motor tersebut ke kantor polisi wilayah asal motor.

"Mereka mengambil di sana dan menjualnya di Jakarta Utara. Kami akan limpahkan penanganan kasus ini kepada kepolisian setempat," ujar Radhitya.

Para pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman di atas 5 tahun. "Mereka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian," tukas Radhitya.

(vid/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    89%
    Kontra
    11%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel