detikcom
Rabu, 01/08/2012 18:40 WIB

Foke: MOS yang Tidak Sesuai Aturan Harus Diberi Sanksi!

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Masa Orientasi Siswa (MOS) harus dilakukan sesuai aturan. Nah, jika ada MOS yang mengandung unsur-unsur kekerasan, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mendorong agar ada sanksi yang diberikan.

"Saya sudah pernah mengatakan sebelumnya. Jika ada peristiwa MOS yang tidak sesuai aturan itu ada sanksinya," kata pria yang akrab disapa Foke ini di sela-sela kunjungan bazar Ramadan di Kompleks Pusat Industri Kecil (PIK), di Jl Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (1/8/2012).

7 Siswa SMA Don Bosco Pondok Indah, Jakarta Selatan, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus bullying. Menurut Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Hermawan saat jumpa pers di Mapolres Jakarta Selatan, Jl Wijaya I, Rabu (1/8/2012), motif pelaku karena merasa sebagai senior dan tindakan itu dianggap wajar. Namun oleh korban dan hasil penyelidikan tindakan itu adalah tindak kejahatan.

Menurut dia, pihak sekolah dan pelaku perlu dimintai keterangan. Hal ini penting untuk mengetahui siapa yang bersalah dan kepada siapa sanksi harus dijatuhkan.

"Termasuk sekolah atau pelakunya," tambah Foke.

Hermawan mengatakan, masing-masing siswa memiliki peranan yang berbeda-beda dalam aksi bullying ini. Ada yang memukul, menampar, menyundut rokok, memaksa meminum minuman keras, mengancam pakai pisau, dan menendang pakai dengkul.

Sebelumnya, siswa baru SMA Don Bosco Pondok Indah, Jakarta Selatan, melaporkan tindakan penganiayaan yang dilakukan seniornya dalam masa orientasi sekolah ke Polres Jakarta Selatan. Hal ini terungkap dari kicauan twitter yang menuliskan bahwa salah satu temannya siswa baru SMA Don Bosco disundut rokok oleh seniornya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vta/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%