detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 03:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 01/08/2012 16:03 WIB

Konflik Tapal Batas Warga NTT & Timor Leste, TNI-Polri Bersiaga

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) di perbatasan sempat berkonflik dengan warga Temor Leste mengenai tapal batas negara. Untuk menghindari konflik terulang, pasukan TNI-Polri disiagakan.

"Masyarakat tidak terima karena lokasi untuk pembuatan lubang karena daerah tersebut masih dalam sengketa," ujar Kabag Penum Polri Kombes Agus Rianto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (1/8/2012).

Menurut Agus, pihak Timor Leste hendak membuat bangunan dalam sebuah lubang yang berukuran 8 x 5 meter dengan kedalaman 2 meter. Karena masih berstatus sengketa, pada tanggal 21 Juli 2012, warga NTT melakukan upaya pelarangan.

"Upaya melarang ini terjadi lagi pada 31 Juli kemarin," kata Agus.

Mencegah konflik terulang, pemerintah telah menempatkan pasukan TNI-Polri untuk menjaga daerah perbatasan NTT dan Timor Leste.

Konflik itu bermula dari akvitas penggusuran lahan di wilayah netral yang dilakukan oleh warga Pasabe dari Timor Leste. Pihak Timor Leste diduga hendak membangun kantor Bea dan Cukai di lahan itu. Warga Haumeni Ana, NTT, bersama TNI lantas menghentikan akvitas tersebut.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fiq/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close