detikcom
Rabu, 01/08/2012 16:03 WIB

Konflik Tapal Batas Warga NTT & Timor Leste, TNI-Polri Bersiaga

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) di perbatasan sempat berkonflik dengan warga Temor Leste mengenai tapal batas negara. Untuk menghindari konflik terulang, pasukan TNI-Polri disiagakan.

"Masyarakat tidak terima karena lokasi untuk pembuatan lubang karena daerah tersebut masih dalam sengketa," ujar Kabag Penum Polri Kombes Agus Rianto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (1/8/2012).

Menurut Agus, pihak Timor Leste hendak membuat bangunan dalam sebuah lubang yang berukuran 8 x 5 meter dengan kedalaman 2 meter. Karena masih berstatus sengketa, pada tanggal 21 Juli 2012, warga NTT melakukan upaya pelarangan.

"Upaya melarang ini terjadi lagi pada 31 Juli kemarin," kata Agus.

Mencegah konflik terulang, pemerintah telah menempatkan pasukan TNI-Polri untuk menjaga daerah perbatasan NTT dan Timor Leste.

Konflik itu bermula dari akvitas penggusuran lahan di wilayah netral yang dilakukan oleh warga Pasabe dari Timor Leste. Pihak Timor Leste diduga hendak membangun kantor Bea dan Cukai di lahan itu. Warga Haumeni Ana, NTT, bersama TNI lantas menghentikan akvitas tersebut.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fiq/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
56%
Kontra
44%