Rabu, 01/08/2012 11:57 WIB
Beredar Video Pemukulan Pengusaha Simulator SIM oleh Anak Buah Irjen Djoko Susilo
youtube
Pantauan detikcom, video itu berdurasi 3.02 menit dan diberi nama file 'polisi gila'. Video itu diposting oleh seseorang dengan akun indriyanilestari34. Di bagian bawah video tertulis keterangan:
"Inilah kelakuan polisi Indonesia memukul Bos PT. ITI An. Sukotjo S. Bambang yang sebenarnya tidak salah......proyek simulator dari korlantas Mabes POLRI itulah jadi penyebab pemukulan yang tidak berdasar...........keadilan dan kebenaran hukum di Indonesia perlu dipertanyakan...???????????????????????"
Hingga hari ini, video itu sudah ditonton sebanyak 3,707 kali sejak diupload pada 28 Februari lalu.
Menurut kuasa hukum Bambang, Erick Samuel Paat, video itu benar adanya. Kejadian itu berlangsung pada tanggal 4 Juli 2011. Bambang dipukul menggunakan sandal oleh anggota kepolisian dari Korlantas berinisial TR.
Dalam video itu, TR yang berbadan tegap memakai baju kaos putih. Sementara Bambang yang duduk di dekat jendela memakai baju berwarna hitam. Hadir juga sejumlah anggota kepolisian lain yang tak berseragam serta pengusaha dari PT CMMA berinisial BS, sebagai pemenang tender proyek.
"Bambang dipukul pakai sandal mukanya di lokasi perusahaan miliknya," kata Erick saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (1/8/2012).
Penyebabnya, kata Erick, Bambang saat itu belum mampu memenuhi permintaan produksi simulator roda dua dan roda empat dari Korlantas melalui PT CMMA, perusahaan yang memenangkan tender proyek itu. Target yang seharusnya 700 unit untuk motor dan 556 unit untuk mobil baru dipenuhi sebagian.
"Motor baru dipenuhi 112 unit, sementara mobil baru prototype. Mereka kesal," jelasnya.
Bambang sudah melaporkan penganiayaan ini ke Polrestabes Bandung. Namun hingga saat ini belum ada perkembangan berarti.
Bambang sebelumnya mengaku sebagai pembuat simulator SIM untuk proyek Korlantas Polri. Pesanan dibuat oleh PT CMMA selaku pemenang tender proyek. PT CMMA memenangi proyek simulator kemudi sepeda motor dan mobil itu senilai Rp 196,87 miliar. Sedangkan, PT CMMA membeli alat-alat itu ke PT ITI seharga Rp 83 miliar. Hingga kini pihak kepolisian belum memberikan komentar atas munculnya tayangan di youtube ini.
(mad/ndr)
Baca Juga
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 20/06/2013 00:16 WIB
Gantikan Bajaj Butut, Pemprov DKI Siapkan Bajaj Listrik Swedia
-
Kamis, 20/06/2013 00:01 WIB
Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Semarang Bakar Ban
-
Rabu, 19/06/2013 23:44 WIB
Kisah Anggito Abimanyu, Bermimpi Hingga Tersesat
-
Rabu, 19/06/2013 23:37 WIB
Peraturan Mobil Murah Berlaku, Jalan Berbayar DKI Berjalan
-
Rabu, 19/06/2013 23:23 WIB
Ini Lobi Kemenag Soal Pengurangan Kuota Haji
-
Rabu, 19/06/2013 16:42 WIB
Jokowi Soal Kopaja: Ini Mobil atau Gerobak? Ngeremnya Pakai Doa
-
Rabu, 19/06/2013 13:07 WIB
Ini 5 Penampakan Aksi 'Tikus' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 15:37 WIB
Saat Syekh Tifatul Dipanggil Bro
-
Rabu, 19/06/2013 11:27 WIB
Astaga! Ibu Hamil di Lembata Dimakan Buaya
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Saling Lontar Sindiran, Kubu Tifatul dan Anis Matta Adu Kuat di PKS?
-
Rabu, 19/06/2013 06:27 WIB
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
-
Rabu, 19/06/2013 14:08 WIB
Celoteh Jokowi tentang Kecelakaan hingga Jarang Berbaju Lengan Pendek
-
Rabu, 19/06/2013 21:45 WIB
Dipanggil Bro, Tifatul: Mahfudz Siddiq Masih Belajar Bahasa Inggris
-
432 Komentar
-
359 Komentar
-
260 Komentar
-
231 Komentar
-
210 Komentar
-
201 Komentar
-
196 Komentar
-
183 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 20:38 WIB
Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Sandera Mobil Plat Merah di Yogyakarta
-
Rabu, 19/06/2013 19:54 WIB
Menko Kesra: Kabut Asap Singapura Bukan Hanya dari Indonesia
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)





_5.gif)





_3.gif)

Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

