detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 08:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 01/08/2012 11:57 WIB

Beredar Video Pemukulan Pengusaha Simulator SIM oleh Anak Buah Irjen Djoko Susilo

Rachmadin Ismail - detikNews
Halaman 1 dari 2
youtube
Jakarta - Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia (PT ITI) Sukotjo Bambang mengaku pernah dipukul oleh anak buah Irjen Djoko Susilo di Korlantas Polri terkait masalah simulator SIM. Aksi itu rupanya terekam CCTV dan muncul di situs jejaring sosial Youtube.

Pantauan detikcom, video itu berdurasi 3.02 menit dan diberi nama file 'polisi gila'. Video itu diposting oleh seseorang dengan akun indriyanilestari34. Di bagian bawah video tertulis keterangan:

"Inilah kelakuan polisi Indonesia memukul Bos PT. ITI An. Sukotjo S. Bambang yang sebenarnya tidak salah......proyek simulator dari korlantas Mabes POLRI itulah jadi penyebab pemukulan yang tidak berdasar...........keadilan dan kebenaran hukum di Indonesia perlu dipertanyakan...???????????????????????"

Hingga hari ini, video itu sudah ditonton sebanyak 3,707 kali sejak diupload pada 28 Februari lalu.

Menurut kuasa hukum Bambang, Erick Samuel Paat, video itu benar adanya. Kejadian itu berlangsung pada tanggal 4 Juli 2011. Bambang dipukul menggunakan sandal oleh anggota kepolisian dari Korlantas berinisial TR.

Dalam video itu, TR yang berbadan tegap memakai baju kaos putih. Sementara Bambang yang duduk di dekat jendela memakai baju berwarna hitam. Hadir juga sejumlah anggota kepolisian lain yang tak berseragam serta pengusaha dari PT CMMA berinisial BS, sebagai pemenang tender proyek.

"Bambang dipukul pakai sandal mukanya di lokasi perusahaan miliknya," kata Erick saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (1/8/2012).Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mad/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%