detikcom
Selasa, 31/07/2012 18:54 WIB

Dokumen yang Disita KPK Masih Tertahan di Korlantas

Danu Mahardika - detikNews
Jakarta - KPK masih belum bisa menyita dokumen dari Korlantas Polri. Dokumen itu masih berada di dalam gedung Korlantas. KPK hanya bisa memasukkan dokumen-dokumen itu ke dalam kardus dan menyegelnya.

Pantauan detikcom, Selasa (31/7/2012) pukul 18.45 WIB, 5 mobil KPK yang berjenis Toyota Avanza, Isuzu Panther, dan Kijang Innova tampak memasuki halaman Korlantas Polri. Kuat dugaan mobil-mobil ini akan digunakan untuk membawa dokumen itu. Tapi masih belum pasti benar.

Seorang penyidik sebelumnya membisikkan, dokumen belum bisa dibawa keluar karena ada larangan dari petugas Korlantas yang berjaga. Alhasil kardus berisi dokumen itu pun tertahan di sana. Sebuah tim dari KPK menunggui kardus itu.

Sebenarnya sudah sejak pagi dokumen itu hendak dibawa ke KPK. Namun belum juga bisa diangkut, ya karena ada larangan itu. Pihak kepolisian beralasan, dokumen itu juga digunakan untuk kepentingan kepolisian dalam melakukan pengusutan kasus yang sama.

Sumber resmi KPK yang dikonfirmasi soal tertahannya dokumen ini hanya menjawa diplomatis. "Saya tidak tahu alasan Mabes Polri kenapa (dokumen) tidak boleh dibawa. Tapi setelah terjadi pertemuan memang disepakati pimpinan juga," ujar Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl Rasuna Said.

Sedang pihak kepolisian membantah pihaknya menghalang-halangi penyidikan. "Bukan menghalang-halangi, tapi karena kami juga masih menangani kasus tersebut," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Drs Anang Iskandar.


Anak seorang pembantu raih nilai UN tertinggi se-Jawa Timur. Saksikan kisahnya di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(ndr/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    60%
    Kontra
    40%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000