Detik.com News
Detik.com

Selasa, 31/07/2012 11:47 WIB

4 Siswa RI Raih Medali Perak di Olimpiade Kimia Internasional di AS

Nograhany Widhi K - detikNews
4 Siswa RI Raih Medali Perak di Olimpiade Kimia Internasional di AS (dok KBRI Washington DC)
Jakarta - Empat pelajar SMA Indonesia memperoleh medali perak pada Olimpiade Kimia International (International Chemistry Olympiad/IChO) di Amerika Serikat (AS). Mereka unggul setelah bersaing dengan 282 pelajar tingkat SMA dari 72 negara.

Olimpiade Kimia Internasional itu berlangsung di University of Maryland, AS, tanggal 2129 Juli 2012. Demikian disampaikan KBRI Washington DC dalam rilis pers yang diterima pada Selasa (31/7/2012).

Keempat pelajar tersebut berasal dari berbagai sekolah di Indonesia, yaitu Samuel Leonardo (SMA MH Thamrin, Jakarta), Dewi Suryana (SMAK Penabur Serpong), Andhika Tangguh Pradana (SMA Karisma Bangsa) dan Ivan Kurniawan (SMAN I Purwokerto).

Medali ini diberikan berdasar raihan skor peserta setelah melalui 2 kali ujian teori dan 2 ujian praktik di laboratorium. Dengan perolehan medali perak tersebut, keempat siswa Indonesia itu termasuk dalam daftar 22 persen peserta (62 orang) yang memperoleh nilai tertinggi kedua. Sementara itu, medali emas diberikan pada 12 persen peserta (33 orang) dengan perolehan nilai tertinggi pertama. Medali perunggu diberikan pada 32 persen peserta (90 orang) dengan perolehan nilai tertinggi ketiga.

IChO merupakan event tahunan bagi pelajar berprestasi yang menekuni bidang kimia. Olimpiade ini sekaligus untuk mendorong ketertarikan pelajar terhadap ilmu kimia. Olimpiade ini pertama kali diselenggarakan di Praha, Cekoslovakia, pada tahun 1968. Olimpiade ke-45 mendatang akan berlangsung di Rusia.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nwk/nvt)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Atasi Prostitusi, Tiru Swedia yang Hukum Pembeli Jasa dan Germo PSK!

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan RI harus belajar dari Swedia untuk mengatasi prostitusi. Swedia melegalkan PSK namun mengkriminalkan mereka yang membeli jasa PSK dan germo yang menjual PSK. Bila Anda setuju usulan Mensos Khofifah, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%