detikcom
Selasa, 31/07/2012 04:04 WIB

Internal Golkar Terganggu, Target Suara 30 Persen Dinilai Sulit Dicapai

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Isu perpecahan di internal Partai Golkar terus berhembus seiring dengan berbagai masalah yang melanda partai berlambang pohon beringin itu. Wacana pemecatan politisi senior Golkar, Jusuf Kalla, dan tersangkutnya beberapa kader dalam kasus dugaan korupsi tak urung membuat partai yang dipimpin Aburizal Bakrie (Ical) itu terganggu. Dengan kondisi demikian, target perolehan suara lebih dari 30 persen pun dinilai sulit untuk tercapai.

Menurut peneliti Pride Indonesia, Agus Herta Sumarto, dari luar Golkar memang terlihat masih kompak. Namun, dia menambahkan, sesungguhnya internal Golkar sedang mengalami pergolakan. Salah satu penyebab pergolakan itu, yaitu belum kuatnya kepemimpinan Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie.

"Kepemimpinan Ical sendiri tidak begitu kuat," kata Agus saat berbincang dengan detikcom, Senin (30/7/2012) malam.

Agus mengatakan kurang kuatnya kepemimpinan Ical menyebabkan timbulnya faksi-faksi di tubuh Golkar. Saat ini, kata Agus, paling tidak ada tiga faksi di tubuh Golkar.

"Saat ini ada tiga faksi di Golkar. Ical, Akbar Tandjung, dan JK, tiga orang ini yang mempunyai kekuatan di internal Golkar. Walaupun secara yuridis formal Ical, namun kekuatan Akbar dan JK di daerah sangat kuat," ujarnya.

Agus menilai, jika kondisi ini tak segera diatasi, tujuan Golkar di pemilu dan pilpres 2014 tak akan tercapai. Target Ical untuk Golkar memperoleh 30 persen suara disebutnya sulit tercapai. "Kalau kondisi seperti ini, 30 persen itu sulit," tuturnya.

Bahkan, dia memprediksi nasib Ical akan seperti capres Golkar sebelumnya, yaitu kalah dalam pertarungan di pilpres. "Kalau begini, Ical akan mengalami nasib seperti capres-capres sebelumnya (kalah di pilpres)," tuturnya.

Oleh karenanya, menurut Agus, Ical harus bisa merangkul Akbar dan JK. Jika hal itu bisa dilakukan, maka Golkar bisa menjadi lebih kuat. "Ketiga orang itu harus duduk bersama, lalu bersama-sama membesarkan Golkar," imbuhnya.

Sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie menghadiri acara Sarasehan dan Buka Puasa Bersama di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Pria yang akrab disapa Ical ini yakin Golkar akan meraih 30 persen suara saat Pemilu 2014.

"Kalau tadi ditanya yakin enggak bisa menang, Saya lebih dari yakin 30 persen suara Golkar di 2014," ujar Ical yang langsung disambut riuh para peserta acara.


Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv

(trq/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    60%
    Kontra
    40%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close