Selasa, 31/07/2012 01:31 WIB
Hanya Dua Kali Diperiksa KPK, Hartati Kantongi 25 Jam Waktu Pemeriksaan
Pemeriksaan Hartati memang selalu memakan waktu yang cukup lama. Selalu sampai tengah malam. Dalam pemeriksaan pertama Jumat (27/7) Hartati diperiksa sekitar 12 jam, dan baru keluar dari kantor KPK sekitar pukul 22.00 WIB.
Pada pemeriksaan kedua pada Senin (30/7/2012), Hartati diperiksa selama sekitar 13 jam. Masuk pukul 10.00 WIB, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini keluar pukul 23.10 WIB.
Lazimnya saksi yang diperiksa di KPK biasanya menghabiskan waktu pemeriksaan selama 7-9 jam. Bahkan ada juga yang diperiksa hanya 2-5 jam saja. Biasanya saksi yang diperiksa sebentar, hanya ditanyai mengenai seputar administrasi atau konfirmasi mengenai bukti-bukti yang ada.
Di kasus Buol, Hartati sendiri bukan saksi sembarangan. Karena peran atau pengetahuannya dianggap penting, Hartati sampai dicegah keluar negeri.
Kabar yang berhembus Hartati diduga memerintahkan Manajer Umum HIP Yani Anshori, tersangka dalam kasus ini, untuk memberikan uang suap Rp 3 milliar kepada Bupati Amran Batalipu. Namun Hartati membantah kabar ini.
Usai menjalani pemeriksaan, ia sempat menjelaskan kepada wartawan soal lamanya waktu pemeriksaan. "Saya lama diperiksa karena saya harus menjawab pertanyaan penyidik dengan secara tertulis. Sampai habis loh satu pulpen saya," kata Hartati.
Ia membantah jika lamanya waktu pemeriksaan karena menjawab pertanyaan penyidik secara bertele-tele. Diakuinya, ia menjawab semua pertanyaan dengan jelas. Namun, ia enggan memberitahukan soal apa-apa saja yang ditanyakan oleh penyidik dan seperti apa jawabannya.
"Ya saya kalau mau jelaskan semuanya, harus minta izin dulu dong sama KPK. Pokoknya saya klarifikasi semuanya. Yang penting konteksnya saya jelaskan," kata Hartati.
Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv
(fjp/trq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Tentara Inggris yang Dibunuh dengan Sadis Bernama Lee Rigby
189 share this. -
Sefti Sanustika Pernah Suruh Sopirnya Antar Uang ke Luthfi Hasan
0 share this. -
Ada Sedan Terbakar di Tol Jagorawi, Lalin Tersendat
0 share this. -
Online System Garuda di Cengkareng Down, Penumpang Antre Panjang
0 share this. -
KRL Commuter Line Tarif Progresif, Kalau Stasiun Tujuan Terlewati?
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 09:26 WIB
Gangguan Network Switching di Cengkareng Bikin Penerbangan Garuda Delay
-
Jumat, 24/05/2013 09:05 WIB
Sempat Bebas, Eks Dirut Kawasan Berikat Nusantara Divonis 10 Bulan Bui
-
Jumat, 24/05/2013 09:04 WIB
Kejagung Tuai Kritik Soal Tersangka Mudah 'Mondok' di RS Pondok Indah
-
Jumat, 24/05/2013 08:57 WIB
Sefti Sanustika Pernah Suruh Sopirnya Antar Uang ke Luthfi Hasan
-
Jumat, 24/05/2013 08:48 WIB
Ada Sedan Terbakar di Tol Jagorawi, Lalin Tersendat
-
Jumat, 24/05/2013 08:48 WIB
Sefti Sanustika Pernah Suruh Sopirnya Antar Uang ke Luthfi Hasan
-
Jumat, 24/05/2013 08:32 WIB
Anak PRT di Tuban Raih Nilai UN Tertinggi se-Jawa Timur
-
Jumat, 24/05/2013 07:00 WIB
Bambang Darmono: Teriakan Benny Wenda Tak Ada Apa-apanya
-
Jumat, 24/05/2013 07:40 WIB
Pilkada Bali, Kubu Pastika Klaim Unggul Tipis
-
Jumat, 24/05/2013 07:51 WIB
KRL Commuter Line Tarif Progresif, Kalau Stasiun Tujuan Terlewati?
-
Jumat, 24/05/2013 08:44 WIB
Ada Sedan Terbakar di Tol Jagorawi, Lalin Tersendat
-
Jumat, 24/05/2013 09:04 WIB
Kejagung Tuai Kritik Soal Tersangka Mudah 'Mondok' di RS Pondok Indah
-
Jumat, 24/05/2013 07:01 WIB
Pelapor Kasus Simulator SIM Jadi Saksi untuk Irjen Djoko
-
581 Komentar
-
363 Komentar
-
218 Komentar
-
216 Komentar
-
205 Komentar
-
145 Komentar
-
139 Komentar
-
136 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 00:20 WIB
Tentara Inggris yang Dibunuh dengan Sadis Bernama Lee Rigby
-
Kamis, 23/05/2013 23:15 WIB
Elsya dan Orangtuanya Kaget Saat Diperiksa KPK Terkait Kasus Fathanah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
