Selasa, 31/07/2012 00:18 WIB
Diperiksa KPK 13 Jam, Hartati Ditanya Rekaman Teleponnya dengan Bupati Buol
Hartati yang diperiksa sejak pukul 10.00 WIB itu selesai menjalani pemeriksaan pada pukul 23.15 WIB. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini membenarkan ketika ditanya apakah penyidik menanyai rekaman pembicaraan telepon antara dia dengan Amran.
Kabar yang beredar, percakapan Hartati dengan Amran itu membahas mengenai penyerahan uang untuk sang Bupati. Namun Hartati menyebut itu hanyalah percakapan biasa. Dia menyangkal pembicaraan telepon itu dari handphone miliknya.
"(Percakapannya teleponnya) saya agak sedikit santai. Ngobrol. Yang penting kan sudah menjelaskan apa adanya. Itu bukan telepon milik saya, tapi milik orang yang dikasihkan kepada saya," ujar Hartati di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (30/7/2012).
Pada kesempatan itu, Hartati juga membantah mengarahkan perusahaannya untuk memberikan uang suap kepada Bupati Buol Amran Batalipu. "Kalau kamu punya perusahaan, mau gak ngasih-ngasih?" kata Hartati.
Hartati menegaskan, dia mendukung KPK untuk segera menuntaskan kasus ini secara utuh. Pasalnya, ia menganggap kasus ini memiliki permasalahan yang rumit.
"Kasus ini kan kompleks ada A ada di B, kalau sepotong-sepotong jadi bingung," katanya.
Terkait kasus ini, Hartati selaku pemilik PT Hardaya Inti Plantation (HIP) telah dicegah bepergian ke luar negeri bersama Direktur PT Hardaya Inti Plantation, Totok Lestiyo, dan beberapa pegawai PT HIP, Kirana Wijaya dan Soekirno.
KPK juga telah menetapkan Bupati Buol, Amran Batalipu, dan petinggi PT Hardaya Inti Plantation atau PT Cipta Cakra Murdaya (CMM), Yani Ansori, dan Gondo Sudjono sebagai tersangka.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(fjp/trq)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
582 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
565 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
530 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
493 share this. -
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
313 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 12:59 WIB
Sidang Kasus Cebongan Dibuka untuk Umum, TNI Siap Amankan
-
Rabu, 19/06/2013 12:58 WIB
35 Bus AKAP yang Ngetem di Pasar Rebo Diskorsing Seminggu
-
Rabu, 19/06/2013 12:44 WIB
Polisi Sita Kapal Tanker Pengangkut 96,3 Ton Solar Ilegal
-
Rabu, 19/06/2013 12:43 WIB
Perempuan Asal Lembata yang Dimakan Buaya Hamil 5 Bulan
-
Rabu, 19/06/2013 12:39 WIB
Kamis, Jokowi Rapat Bahas Kenaikan Tarif Angkutan Umum
-
Rabu, 19/06/2013 11:27 WIB
Astaga! Ibu Hamil di Lembata Dimakan Buaya
-
Rabu, 19/06/2013 12:01 WIB
Makam Sabeni Sempat Numpang di Ruang Tamu Sebelum Dipindah ke Karet
-
Rabu, 19/06/2013 12:03 WIB
Rumor Seputar Alasan Prananda 'Soekarno Kecil' Tak Nyaleg
-
Rabu, 19/06/2013 12:38 WIB
Perempuan Asal Lembata yang Dimakan Buaya Hamil 5 Bulan
-
Rabu, 19/06/2013 11:39 WIB
Pesan Mahfudz untuk Tifatul Cs: Santai Aja Bro
-
Rabu, 19/06/2013 10:33 WIB
Prananda Si 'Soekarno Kecil' Memilih Tak Nyaleg
-
Rabu, 19/06/2013 11:03 WIB
Sipir Salemba Ditusuk Napi Gara-gara Ludah
-
Rabu, 19/06/2013 12:38 WIB
Diperiksa KPK, Mentan Suswono Mengaku Tersinggung dengan Elisabeth
-
427 Komentar
-
358 Komentar
-
291 Komentar
-
258 Komentar
-
229 Komentar
-
209 Komentar
-
198 Komentar
-
197 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 10:12 WIB
Ini Tips Kapolres Bandara Cegah Pencurian Barang di Bagasi
-
Rabu, 19/06/2013 09:47 WIB
KPK Panggil Mentan Suswono Sebagai Saksi untuk Maria Elisabeth
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

