Senin, 30/07/2012 22:23 WIB

Polisi Sita Aset Bos Koperasi Langit Biru, Salah Satunya Usaha Konveksi

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap aset yang dimiliki tersangka penipuan dan penggelapan dana nasabah Koperasi Langit Biru (KLB) yang dilakukan Jaya Komara. Sejauh ini polisi sudah menyita beberapa aset dari pria yang dipanggil nasabahnya ustad itu.

"Total asetnya banyak sekali dan tersebar di Banten serta Jakarta," kata Kabag Penum Polri, Kombes Agus Rianto, di Jakarta, (30/7/2012).

Agus hanya menyebutkan beberapa aset Jaya Komara yang telah di sita Polri diantaranya, kendaraan roda dua, empat, dan roda enam. "Dan usaha konveksi," jelasnya.

Saat ini Polri telah memeriksa empat pelapor dari nasabah yang merasa dirugikan akibat penilapan Jaya. Polisi juga memeriksa 29 pengurus koperasi, empat orang yang memegang tanggung jawab aset koperasi, sembilan warga, serta dua orang dari Kementerian Perkoperasian.

"Saat ini masih terus dikembangkan," ujar Agus.

Agus menambahkan, dari total jenis barang bukti yang disita, terdapat 45 jenis barang bukti, diantaranya kwitansi dan puluhan perangkat komputer operasional KLB.

KLB yang dikelola Ustad Jaya setidaknya telah mengumpulkan 125 ribu investor sejak tahun 2005. Sejak saat itu, investornya terus bertambah.

Masing-masing investor menyetorkan sejumlah uang sebagai investasi yang tiap bulannya dijanjikan keuntungan besar. Diduga kerugian nasabah mencapai Rp 6 triliun.

Ratusan ribu investor KLB sempat ricuh dengan manajemen soal pencairan bonus pada 2 Juni 2012 lalu. Namun, hingga hari H-nya, manajemen koperasi tidak juga mencairkan bonus yang dijanjikan terhadap para investor.

(ahy/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel