Senin, 30/07/2012 16:16 WIB
Gereja Mahanaim Akan Direlokasi, Masjid Al-Muqarrabien Ikut Prihatin
Sebagai tetangga puluhan tahun, pihak masjid telah menghubungi masyarakat Gereja Mahanaim dan menyatakan menolak rencana relokasi itu.
“Gereja dan masjid ini punya nilai historis sebagai simbol kerukunan beragama. Pemerintah kota seharusnya menjadikannya sebagai cagar budaya, bukan justru menggusurnya,” kata ketua Jemaat Gereja, Pdt Barakatih, saat ditemui di Gereja Masehi Injil Sangihe Talaud Mahanaim di Jalan Enggano, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (27/7/2012).
Namun Barakatih yang akrab disapa Oma memilih untuk tunduk pada aturan pemerintah. Masyarakat Al-Muqarrabien bahkan mengajak pihak gereja untuk memohon kepada pemerintah agar mempertimbangkan kembali keputusan pemindahan gereja bersejarah tersebut.
"Mereka sempat mengajak kita untuk meminta gubernur DKI agar tidak memindahkan kita, tapi kita turut saja karena pemerintah," papar Oma.
Oma belum mengetahui pastinya waktu pemindahan gereja yang menjadi saksi tragedi Tanjung Priok 1984 tersebut. "Untuk pindahnya belum ada kepastian, tapi memang ada (masjid) berdekatan tapi tidak berdempetan lagi," kesah Oma.
Pada berita sebelumnya, gereja Mahanaim dan masjid Al-Muqarrabien berdiri selama 50 tahun lebih hanya dengan dipisahkan oleh satu tembok. Gereja dan masjid tersebut diakui oleh kedua belah pengurus sebagai simbol kerukunan dan kebhinnekaan masyarakat Jakarta pada khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(vid/fiq)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
587 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
566 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
531 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
495 share this. -
Mengerikan! 9 Siswa di Nigeria Ditembak Mati Saat Ujian
348 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 14:54 WIB
Ini Setting Sidang Perdana Kasus Cebongan yang Digelar Kamis Besok
-
Rabu, 19/06/2013 14:51 WIB
Napak Tilas Jakarta (13)
Jurus Seni Maen Pukulan Sabeni: Naga Ngerem hingga Kelabang Nyebrang
-
Rabu, 19/06/2013 14:50 WIB
KPK Supervisi Kasus Nazar yang Diusut Polri dan Kejaksaan
-
Rabu, 19/06/2013 14:48 WIB
Penerus Mega di PDIP
Jokowi Nilai Prananda Prabowo Berpotensi Jadi Penerus Mega
-
Rabu, 19/06/2013 14:42 WIB
Telusuri Indikasi Nazar Berbisnis dari Penjara, KPK Koordinasi ke Kemenkum HAM
-
Rabu, 19/06/2013 13:07 WIB
Ini 5 Penampakan Aksi 'Tikus' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 14:08 WIB
Celoteh Jokowi tentang Kecelakaan hingga Jarang Berbaju Lengan Pendek
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Saling Lontar Sindiran, Kubu Tifatul dan Anis Matta Adu Kuat di PKS?
-
Rabu, 19/06/2013 14:17 WIB
Banyak Dihujat di Twitter, Fahri Hamzah Anggap Sebagai Latihan
-
Rabu, 19/06/2013 12:38 WIB
Perempuan Asal Lembata yang Dimakan Buaya Hamil 5 Bulan
-
Rabu, 19/06/2013 13:16 WIB
Rumor 'Soekarno Kecil' Disiapkan Jadi Penerus Tahta Mega
-
Rabu, 19/06/2013 13:47 WIB
Lion Air akan Perbaiki Koper yang Rusak akibat Dibobol Maling
-
Rabu, 19/06/2013 13:01 WIB
Lion Air Prihatin dan Kecewa terhadap Kasus 'Tikus Bagasi' di Bandara
-
429 Komentar
-
359 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
229 Komentar
-
210 Komentar
-
203 Komentar
-
198 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 12:01 WIB
Makam Sabeni Sempat Numpang di Ruang Tamu Sebelum Dipindah ke Karet
-
Rabu, 19/06/2013 11:39 WIB
Pesan Mahfudz untuk Tifatul Cs: Santai Aja Bro
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

