detikcom
Senin, 30/07/2012 15:02 WIB

Komisi II DPR: Kepala Daerah Pakai APBD untuk Main Seks Itu Keterlaluan!

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
ilustrasi
Jakarta - Komisi II DPR merespon adanya informasi bahwa kepala daerah ada yang pernah menggunakan APBD untuk bermain seks. Kemendagri dan KPK harus segera memproses masalah ini.

"Itu keterlaluan. Perilaku itu memalukan dan harus disikapi serius terutama oleh Kemendagri. KPK juga segera bertindak dan memproses penyelewengan itu. Prinsipnya penggunaan APBD yang tidak sesuai dengan peruntukaannya adalah penyimpangan," kata anggota Komisi II DPR Abdul Malik Haramain, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/7/2012).

Pengawasan harus diperketat. Agar penyelewengan APBD tidak terus terjadi. Jangan sampai uang yang seharusnya untuk rakyat malah digunakan untuk hal yang haram.

"Tentu pengawasan harus lebih kuat. KPK dan aparat penegak hukum lainnya harus lebih aktif dalam mengawasi penggunaan keuangan negara/APBD. Kedua, sebagai langkah pencegahan, Kemendagri melakukan pengawasan internal dan memberikan pendidikan dan pemahaman seputar mekanisme, prosedur dan aturan penggunaan APBD," tegasnya.

Diketahui, sejumlah kepala daerah disinyalir pernah gunakan uang negara untuk bermain seks. Hal ini disampaikan Direktur PJ KAKI KPK, Sujanarko, di sela-sela Forum Anti Korupsi ke 3, di Hotel Four Season, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2012).

"Ada beberapa, aku nggak sebutin kepala daerah, tapi beberapa daerah korupsi habis untuk main seks saja," jelas Sujanarko.


Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(van/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000