detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 06:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 30/07/2012 14:11 WIB

5 Celetukan Sutan Bhatoegana yang Fenomenal

Indra Subagja - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6 Next »
Jakarta - Siapa tak kenal Sutan Bhatoegana. Politisi Partai Demokrat (PD) yang kerap wara wiri di televisi ini, begitu identik dengan istilah-istilah yang fenomenal. Sebut saja dengan kalimat 'Ngeri-ngeri sedap'. Ya, kata-kata itu melekat pada Bhatoegana. Cerita punya cerita, ternyata politisi asal Medan itu spontan mendapatkan kalimat-kalimat itu.

"Itu datang dengan sendirinya, ketika saya ngomong dengan kawan-kawan. Jadi saya kan suka bicara dengan teman-teman saya dan tiba-tiba saja ada istilah-istilah yang keluar dari mulut saya," jelas Sutan Bhatoegana saat dikonfirmasi, Senin (30/7/2012).

Tercatat sejumlah celetukan Bhatoegana yang sempat populer. Celetukan itu pun tidak sepi dari kritik, olok-olok ataupun pujian. Tapi Bhatoegana bergeming, dia menanggapi santai saja.

"Itu semua konteksnya (celetukan) tergantung apa yang saya bicarakan," imbuh Bhatoegana.

Berikut 5 celetukan Bhatoegana yang populer di publik:

Next page :
1. Ngeri-ngeri Sedap


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close