BBC Indonesia
Senin, 30/07/2012 12:51 WIB

Kebakaran kereta India tewaskan 47 orang di Andhra Pradesh

BBCIndonesia.com - detikNews
india map Sedikitnya 47 orang tewas dalam kebakaran kereta penumpang di negara bagian Andhra Pradesh, India, kata sejumlah pejabat.

Satu gerbong dari rangkaian kereta Tamil Nadu Express yang bertolak dari Chennai menuju Delhi terbakar Senin dini hari. Penyebab kebakaran belum diketahui.

Para pejabat mengatakan angka kematian dapat meningkat karena ada 72 orang penumpang di gerbong tersebut.

Insiden ini terjadi ketika kereta melintasi stasiun Nellore.

Nellore terletak 500km di selatan Hyderabad, ibukota Andhra Pradesh.

B Sridhar, kepala administrasi distrik Nellore mengatakan pada BBC bahwa 28 penumpang yang ada di gerbong itu terluka dan dibawa ke rumah sakit setempat.

Ia mengatakan arus pendek listrik mungkin memicu kebakaran itu, dan sebagian besar penumpang sedang tertidur ketika insiden itu terjadi pada pukul 04.20 waktu setempat (05.20 WIB).

Gerbong itu rusak parah dan tim penolong mendobrak pintu menggunakan peralatan khusus.

Bulan Mei, 24 orang meninggal dunia ketika sebuah kereta penumpang bertabrakan dengan kereta barang di negara bagian Andhra Pradesh.

Kecelakaan kereta telah menewaskan 1.220 orang selama lima tahun terakhir, kata para pejabat terkait.

Kecelakaan merupakan hal yang umum terjadi di perusahaan kereta milik negara di India, sebuah jaringan besar yang menghubungkan setiap sudut negara itu.

Sebanyak 9.000 kereta penumpang yang ada mengangkut 18 juta penumpang setiap harinya.

(bbc/bbc)



Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
    Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
    Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
  • Rp .000
  • Rp .000