Senin, 30/07/2012 00:45 WIB

Lagi, Seekor Paus Terdampar di Perairan Muara Gembong

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Seekor paus kembali terdampar di wilayah Perairan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat. Belum diketahui apakah paus tersebut adalah paus yang sama dengan yang terdampar di Pantai Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat kemarin.

"Info yang kita dapat pukul 18.30 WIB terdampar di Desa Beting, Muara Gembong," ujar Kordinator Satwa liar Jakarta Animal Aid Network (JAAN) Indonesia, Benvika saat dikonfirmasi detikcom, Senin (30/7/2012).

Benvika mengatakan tim JAAN sedang menuju lokasi untuk memastikan apakah itu paus yang kemarin atau bukan. Tim juga akan memastikan apakah puas tersebut kondisinya masih hidup atau mati.

"Infonya banyak luka dipunggung, kalau paus yang kemarin, masyarakat banyak turun dan menaiki sehingga banyak luka. Untuk memastikan apakah paus yang kemarin itu ada luka di ekornya karena masyarakat menarik dengan tambang, akhirya terluka," jelasnya.

Sebelumnya seekor bayi paus sperma terdampar selama empat hari di perairan Karawang, Jawa Barat. Butuh empat hari bagi tim evakuasi untuk melepas sang paus langka ke laut bebas.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
63%
Kontra
37%