detikcom

Minggu, 29/07/2012 23:47 WIB

Jaksa Kejati Riau Bersama Stafnya Digerebek Sedang Selingkuh

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru, - Seorang jaksa dan stafnya berstatus telah berkeluarga tertangkap basah saat selingkuh di kamar kos. Kasus perselingkuhan ini pun akhirnya dilaporkan ke Polresta Pekanbaru.

Oknum jaksa pria itu bernama Arkan Alfaisal (37) menjabat sebagai Jaksa Tindak Pindana Khusus (Jampidsus). Sedangkan pasangan selingkuhnya, Dameria Siahaan (29) staf di Jaksa Tindak Pidana Umum (Jampidum) yang keduanya bertugas di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Keduanya ditangkap basah oleh pihak keluarga suami Dameria berinisial SS di rumah kos yang disewa istrinya selama tiga bulan terakhir ini. Pasangan selingkuh ini ditangkap basah pada Sabtu (28/7/2012) sekitar pukul 23:00 WIB.

Penangkapan ini dilakukan suaminya sendiri bersama dengan meminta bantuan pihak aparat kepolisian, Ketua RT setempat, dan pemilik kos. Tempat kos yang dijadikan perselingkuhan itu di Jl Teratai No 161 di kamar 47 lantai II. Staf jaksa Dameria ini, sudah tiga bulan mengontrak kamar kos karena belakangan ini minggat dari rumahnya.

Dalam penggerebakan ini, pihak suami bersama keluarga mengabadikannya dengan video. Hasil rekaman video yang ditunjukan pihak keluarga suami, diketahui saat kamar kos digerebek, pasangan selingkuh ini tidak mengenakan pakaian.

Baik pria dan wanitanya terlihat berusaha mengenak handuk. Sedangkan sang jaksa berusaha masuk kamar mandi dengan berbelit handuk. Keduanya saat ditangkap tidak melakukan perlawanan. Namun nyaris saja terjadi keributan karena suami Dameria nyaris emosi dan akan melakukan pemukulan terhadap lelaki yang menyelingkuhi istrinya itu.

Beruntung malam mini, pihak kepolisian yang membantu penggrebekan itu mencoba menahan emosi sang suami. Lantas pasangan selingkuh ini dipersilahkan mengenakan pakaiannya. Lantas keduanya langsung digiring ke Polresta Pekanbaru.

"Kita sudah laporkan kasus ini ke pihak kepolisian," ujar salah seorang keluarga dari suami yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada detikcom, Minggu (29/7/2012).

Menurut pihak keluarga suami, Minggu (29/7/2012) tadi pagi pasangan selingkuh itu masih menjalani pemeriksaan di Polresta Pekanbaru. "Apakah mereka ditahan saya tidak tahu," kata seorang dari pihak keluarga suami Dameria.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/mpr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%