Detik.com News
Detik.com
Minggu, 29/07/2012 09:45 WIB

Senin, 9 Terduga Pelaku Bullying di SMA Don Bosco akan Dikonfrontir

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Meski belum menetapkan tersangka, polisi telah mengendus peran sembilan siswa SMA Don Bosco terduga pelaku penganiayaan juniornya. Mereka akan dikonfrontir satu sama lain untuk mendalami peran mereka masing-masing.

"Sembilan orang ini akan kita panggil pada Senin dan Selasa pekan depan. Kami memerlukan keterangan mereka," tutur Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Hermawan ketika dihubungi detikcom Minggu (28/7/2012).

Polisi menduga sembilan siswa terduga pelaku bullying ini memiliki peran yang berbeda satu sama lain. Nah, pemeriksaan mereka ini untuk mendalami lebih jauh peran-peran mereka ini.

"Dengan pemeriksaan ini, dengan dikonrontir kita bisa mendapatkan gambaran menyeluruh," ujar Hermawan.

Dugaan penganiayaan itu dialami Ary. Berdasarkan laporan kepolisian kejadian tersebut bermula ketika sekolah tersebut tengah mengadakan masa orientasi siswa baru pada 16-18 Juli. Tapi pihak sekolah menyebutnya di luar masa MOS pada 24 Juli. Tindak kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh 8 senior sekolah dan menimpa 7 juniornya yang baru masuk, salah satunya Ary.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fjp/slm)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%