BBC Indonesia
Sabtu, 28/07/2012 18:19 WIB

Warga Australia diminta tampung imigran

BBCIndonesia.com - detikNews
Pencari suaka di Australia

Lebih dari 5.000 pencari suaka saat ini berada di tahanan Australia.

Pihak berwenang Australia menyerukan kepada warga untuk menampung para pencari suaka yang berada di negara itu guna mengatasi kepadatan di pusat-pusat tahanan.

Seruan tersebut tertuang dalam program yang disebut homestay project atau proyek penginapan dan sekarang mulai dijalankan.

Program pemerintah itu dijalankan oleh Palang Merah dan diharapkan bisa membantu mengurangi kepadatan penghuni berbagai rumah detensi imigrasi di Australia.

Wartawan BBC di Sydney, Phil Mercer, melaporkan sejauh ini program tersebut telah berhasil menempatkan 60 pencari suaka.

"Sebelum akhir tahun ini jumlahnya diharapkan meningkat menjadi 800 orang," jelas Mercer.

Salah seorang warga yang mengambil bagian dalam menampung pencari suaka adalah Alan, 66. Penduduk pinggiran kota Sydney itu menampung dua pencari suaka dari Afghanistan dan Pakistan.

Pengalaman keliling

Mereka ditampung di rumah Alan sambil menunggu pemrosesan visa. Sebagai imbalannya, Alan menerima uang sebesar US$140 atau sekitar Rp1,3 juta per minggu per orang.

"Saya berkeliling dunia selama 10 tahun dan saya berkunjung ke negara berbeda-beda dan pada saat itu saya tahu betapa sulit berkunjung ke negara asing dan tanpa bekal bahasa setempat," tutur Alan mengenai latar belakang dia bersedia menampung imigran.

"Jadi saya setuju menampung mereka ketika saya tahu seorang teman saya juga melakukan hal yang sama," katanya.

Namun partai Konservatif yang berada di oposisi mengatakan proyek penginapan menunjukkan betapa buruk kebijakan pemerintah dalam masalah imigrasi.

Komisi Hak Asasi Manusia Australia menyerukan kepada pemerintah untuk menempatkan lebih dari 5.000 pencari suaka, yang saat ini berada di tahanan, di tengah-tengah masyarakat.

Alasannya, keberadaan mereka di tahanan berdampak buruk bagi kesehatan mental dan masa depan mereka.

Pemerintah mengatakan sejumlah tahanan dipindahkan ke masyarakat bersamaan dengan peningkatan jumlah pencari suaka yang datang lewat laut.

Menurut pihak berwenang imigrasi, sekitar 90 perahu yang mengangkut 6.400 orang dicegat di wilayah perairan Australia tahun ini.

(bbc/bbc)



Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
    Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
    Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
  • Rp .000
  • Rp .000